Menangi Pemilu, Mohamed Nasheed Janjikan Reformasi Maladewa

Menangi Pemilu, Mohamed Nasheed Janjikan Reformasi Maladewa
Mohamed Naseed ( Foto: MSN / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Senin, 8 April 2019 | 18:27 WIB

Male, Beritasatu.com- Mantan presiden Maladewa Mohamed Nasheed pada Minggu (7/4) berikrar akan melakukan reformasi besar-besaran di Maladewa.

Pria berusia 51 tahun itu akan mengakhiri korupsi pemerintah setelah memimpin partainya menuju kemenangan besar hanya lima bulan sejak kembali dari pengasingan.

"Parlemen yang Anda pilih hari ini memiliki integritas. Anda ingin mereformasi kesejahteraan bangsa. Semoga kita akan berhasil mencapainya," kata Nasheed, yang memenangkan kursi di Majelis Rakyat, atau parlemen.

Saat ini, Nasheed membuat posisi kembali yang dramatis ke puncak parlemen nasional. Bersama Partai Demokrat Maladewa (MDP), dia merebut mayoritas dua pertiga suara di majelis 87 anggota.

Nasheed berjanji untuk menggunakan mandat partainya untuk mengantarkan era baru stabilitas dan demokrasi di Maladewa. Selama ini, krisis politik dan skandal korupsi telah memengaruhi pemerintah dan pengadilan.

"Tugas utama kami adalah membawa perdamaian bagi pemerintah," kata Nasheed kepada para pendukung di ibu kota Maladewa, Male, Minggu (7/4).

Nasheed juga bersumpah untuk mengubah Maladewa, tempat tujuan bulan madu yang populer bagi 340.000 Muslim Sunni, menjadi demokrasi parlementer.

Sistem presidensial eksekutif diadopsi Maladewa di bawah reformasi politik pada 2008, ketika diktator Maumoon Abdul Gayoom mundur setelah 30 tahun berkuasa.

Hasil awal dari pemilihan pada Sabtu (6/4)menunjukkan MDP memenangkan hampir 60 dari 87 kursi. Beberapa media lokal memproyeksikan partai Nasheed berada di jalur untuk memenangkan hingga 68 kursi.



Sumber: Suara Pembaruan