4 WNI Meninggal dan 10 Terluka dalam Kecelakaan Bus di Bandara KL

4 WNI Meninggal dan 10 Terluka dalam Kecelakaan Bus di Bandara KL
Ilustrasi jenazah. ( Foto: Istimewa )
Natasia Christy Wahyuni / FMB Selasa, 9 April 2019 | 11:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur (KL), Malaysia, masih menangani warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kecelakaan bus karyawan Kompleks Kargo Malaysian Airlines (MAS) di Jalan S8 Pekeliling, Bandara Internasional KL, di negara bagian Sepang. Dalam kecelakaan itu, karyawan WNI yaitu empat orang meninggal dunia dan 10 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit (RS).

Untuk WNI yang terluka telah dirawat tersebar di RS Serdang, RS Putrajaya, RS Banting, dan RS Kajang.

“Konfirmasi terakhir yang diperoleh menyebutkan bahwa total korban meninggal dunia sebanyak 12 orang, termasuk pengemudi dan 32 orang lainnya dirawat di rumah sakit,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Lalu Muhammad Iqbal, lewat pernyataannya, Selasa (9/4/2019).

Iqbal menjelaskan saat terjadi kecelakaan, bis tersebut mengangkut 43 karyawan yang seluruhnya adalah WN asing dan seorang pengemudi WN Malaysia. Bus sedang dalam perjalanan dari asrama karyawan di Nilai, Negeri Sembilan, menuju lokasi Kompleks Kargo MAS sebelum akhirnya hilang kendali dan jatuh ke selokan.

“Segera setelah menerima berita tersebut, tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur telah mengunjungi WNI yang meninggal maupun dirawat,” ujar Iqbal.

Dia menambahkan KBRI juga telah berkoordinasi dengan perusahaan dan otoritas setempat untuk memastikan semua korban memperoleh hak-haknya, serta agar jenazah keempat WNI dapat dipulangkan ke tanah air secepatnya.



Sumber: Suara Pembaruan