PM Modi Janjikan US$ 1,4 Triliun untuk Infrastruktur

PM Modi Janjikan US$ 1,4 Triliun untuk Infrastruktur
Narendra Modi dipandang sebagai pemimpin yang dinamis dan efisien ( Foto: AP PHOTO )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Selasa, 9 April 2019 | 18:26 WIB

New Delhi, Beritasatu.com- Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, Senin (8/4), menjanjikan lebih dari US$ 1,4 triliun (Rp 19.814 triliun) untuk pembangunan infrastruktur baru selama lima tahun.

Pembangunan ini dilakukan demi menciptakan lebih banyak pekerjaan dan mengejar agenda nasionalisnya. tetapi janji Modi akan direalisasikan jika dia berhasil memenangkan pemilihan yang dimulai pekan ini.

Partai sayap kanan Modi, Partai Bharatiya Janata (BJP), juga menjanjikan US$ 300 miliar (Rp 4.247 triliun) untuk para petani dan pembangunan pedesaan. Upaya tersebut dilakukan Modi dan partai penguasa untuk menghentikan para pemilih tergoda oleh partai-partai oposisi yang maju dalam pemilu terbesar di dunia pada 11-19 Mei 2019.

Manifesto dana besar oleh BJP juga ditambah janji-janji lain untuk menjaga landasan Hindu. BJP berhasil meraih kemenangan besar pada 2014, tapi kehilangan pemilu kunci negara bagian dalam beberapa bulan terakhir.

Partai itu membuat janji baru untuk membatalkan undang-undang yang memberikan hak istimewa untuk pendudu Jammu dan Kashmir, seperti mencegah orang luar untuk membeli properti. Dua wilayah itu merupakan satu-satunya negara bagian India mayoritas Muslim.

Partai Modi juga berkomitmen membangun kuil Hindu utama sebagai pengganti dari satu masjid yang dihancurkan oleh kelompok Hindu di kota Ayodhya pada 1992. Hak-hak orang luar di Kashmir dan kuil yang dijanjikan telah menjadi isu panas antara umat Hindu dan Muslim dalam beberapa tahun belakangan.

Puluhan ribu orang telah tewas dalam pemberontakan yang berlangsung selama tiga dekade melawan pemerintahan India di Kashmir. Sedangkan, pembakaran masjid Ayodhya yang berusia lima abad menyebabkan kerusuhan yang menewaskan lebih dari 2.000 orang tewas, terutama umat Muslim.

“Nasionalisme inspirasi kita dan inklusi dan tata kelola pemerintahan yang baik adalah mantra kita,” kata Modi saat peluncuran manifesto partainya.



Sumber: Suara Pembaruan