Aljazair Tetapkan Pemilu Presiden pada 4 Juli

Aljazair Tetapkan Pemilu Presiden pada 4 Juli
Abdelkader Bensalah ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 12 April 2019 | 07:47 WIB

Aljir, Beritasatu.com- Pemerintah Aljazair menetapkan pemilihan presiden untuk 4 Juli 2019. Pengumuman itu diumumkan Rabu (10/4), sehari setelah Abdelkader Bensalah yang menjadi presiden sementara menggantikan Abdelaziz Bouteflika yang mengundurkan diri saat menghadapi tuntutan demonstran.

Bensalah, yang tidak akan dapat mencalonkan diri dalam pemilihan, menandatangani keputusan tentang pemungutan suara tidak lama setelah mengambil jabatan pada hari Selasa, kantor berita resmi Aljazair APS melaporkan.

Dalam pidato yang disiarkan televisi kepada negara itu pada Selasa, pria berusia 77 tahun itu berjanji untuk memberikan pemilihan yang bebas dan transparan dalam masa jabatannya dan mengatakan ia berharap pemungutan suara akan mengembalikan seorang presiden yang berkomitmen untuk membangun Aljazair baru.

Bensalah juga mengumumkan rencana untuk segera membentuk badan "berdaulat", dengan bantuan kelas politik dan masyarakat sipil. Badan ini akan membantunya untuk menetapkan persyaratan yang diperlukan untuk proses pemilu "jujur".

Namun pengangkatan Bensalah gagal memadamkan aksi para pemrotes. Ribuan orang pada Rabu tetap turun ke jalan-jalan kota Aljir, untuk menyerukan perbaikan politik total.

Kekacauan politik Aljazair dimulai pada akhir Februari ketika Bouteflika yang berusia 82 tahun mengumumkan upayanya untuk mendapatkan masa jabatan kelima dalam pemilihan umum yang semula direncanakan pada 18 April.



Sumber: Suara Pembaruan