Filipina Konfirmasi Salah Satu Pemimpin Pro-ISIS Tewas

Filipina Konfirmasi Salah Satu Pemimpin Pro-ISIS Tewas
Abu Dar ( Foto: Istimewa / Dokumentasi )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Senin, 15 April 2019 | 11:38 WIB

Manila, Beritasatu.com- Para pejabat Filipina, Minggu (14/4), mengonfirmasi bahwa seorang pemimpin aliansi pro-Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) adalah salah satu pemberontak yang tewas. Pria bernama Abu Dar tewas  dalam bentrokan dengan militer Filipina bulan lalu.

Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana menyatakan kematian militan bernama Abu Dar itu berdasarkan uji DNA.

“Sudah terkonfirmasi, itu jenazah Abu Dar,” kata Lorenzana.

Pasukan keamanan meyakini Abu Dar memimpin Dawla Islamiya, yaitu aliansi militan pro-ISIS di Filipina Selatan yang juga merekrut warga asing. Mayor Jenderal Roberto Ancan, selaku komandan dari Divisi Pertama Infantri, juga mengonfirmasi kematian Dar.

Menurut Ancan, kematian Dar adalah pencapaian penting pemerintah dan orang-orang di Lanao del Sur yang bekerja sama untuk membersihkan provinsi tersebut dari para teroris.

Dawla Islamiya melakukan pengepungan terhadap kota Marawi selama lima bulan pada 2017, sebelum beberapa pemimpin dilaporkan tewas dalam serangan udara dan darat. Diantara pemimpinnya yang tewas adalah Isnilon Hapilon, yang disebut sebagai “emir” (pemimpin) ISIS di Asia Tenggara.

Abu Dar, yang tampak dalam satu potongan video berada di samping Hapilon, telah berusaha kabur sebelum pasukan pemerintah Filipina mengambil alih Marawi. “Ya, untuk saat ini kelompok itu tidak mempunyai pemimpin. Kami mengawasi siapa yang akan mengganti Dar,” kata Lorenzana.



Sumber: Suara Pembaruan