Saudi dan UEA Kirim Bantuan US$ 3 Miliar ke Sudan

Saudi dan UEA Kirim Bantuan US$ 3 Miliar ke Sudan
Foto dokumentasi pada 20 Desember 2018 ini memperlihatkan para demonstran Sudan meneriakkan slogan-slogan saat unjuk rasa, di Khartoum, Sudan. ( Foto: AP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Senin, 22 April 2019 | 07:04 WIB

Khartoum, Beritasatu.com- Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mengatakan pada Minggu (21/4) bahwa mereka telah setuju untuk mengirim bantuan senilai US$ 3 miliar (sekitar Rp 42,1 triliun) kepada Sudan.

Seperti dilaporkan Reuters, dua negara itu memberikan bantuan kepada para pemimpin militer baru di Sudan setelah protes menyebabkan penggulingan presiden Omar al-Bashir.

"Kedua negara Teluk Arab akan menyetor US$ 500 juta (sekitar Rp 7,02 triliun) dengan bank sentral Sudan dan mengirimkan sisanya dalam bentuk makanan, obat-obatan dan produk minyak bumi," kata kantor berita negara Saudi dan UEA dalam pernyataan paralel.

Bantuan tersebut datang di tengah perselisihan antara Dewan Militer Transisi (TMC) dan pengunjuk rasa dan kelompok oposisi yang menuntut agar warga sipil memimpin masa transisi dua tahun.

Para pengunjuk rasa yang terus duduk di luar Kementerian Pertahanan sejak Bashir dicopot dari kekuasaan pada 11 April. Mereka telah berdemonstrasi dalam jumlah besar selama tiga hari terakhir, mendesak penyerahan cepat ke pemerintahan sipil.

Kepada TV pemerintah, Kepala TMC Abdel Fattah al-Burhan mengatakan bahwa pembentukan dewan militer-sipil bersama - salah satu tuntutan aktivis - sedang dipertimbangkan.

"Masalah ini telah diajukan untuk diskusi dan visi belum tercapai. Peran dewan militer melengkapi pemberontakan dan revolusi yang diberkati," kata Burhan, menambahkan bahwa TMC berkomitmen untuk menyerahkan kekuasaan kepada rakyat.



Sumber: Suara Pembaruan