Demi Info Finansial Hizbullah, AS Tawarkan Hadiah US$ 10 Juta
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Demi Info Finansial Hizbullah, AS Tawarkan Hadiah US$ 10 Juta

Rabu, 24 April 2019 | 12:04 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah hingga US$ 10 juta atau (Rp 141 miliar) untuk informasi yang dapat mengganggu keuangan organisasi militan Hizbullah Lebanon.

Pada Senin (22/4), Departemen Luar Negeri AS mengumumkan hadiah uang itu akan dibayarkan kepada mereka yang memberikan informasi tentang donor dan pemodal besar serta bisnis yang mendukung organisasi dan bank yang memfasilitasi transaksi kelompok Hizbullah.

Imbalan akan diberikan lewat program Hadiah untuk Keadilan Departemen Luar Negeri AS. Sampai sekarang, Deplu AS telah berfokus pada menawarkan hadiah uang tunai untuk informasi yang mengarah pada penangkapan teroris yang dicari.

Hizbullah ditetapkan sebagai organisasi teroris asing oleh Departemen Luar Negeri AS pada tahun 1997.

Kelompok Syiah, yang didukung oleh Iran, baru-baru ini meningkatkan pengaruhnya terhadap pemerintah Lebanon. Mereka juga telah meningkatkan pengaruh regionalnya, termasuk mengirim pejuang ke Suriah untuk mendukung Presiden Bashar al-Assad.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan program “Hadiah untuk Keadilan” telah membayarkan lebih dari US$ 150 juta kepada lebih dari 100 orang karena memberikan informasi yang membantu membawa teroris ke pengadilan atau mencegah tindakan terorisme. Program telah dimulai pada tahun 1984.

Kepada wartawan pada Senin (22/4), Asisten Menteri Negara Michael Evanoff mengatakan Hizbullah menerima "senjata, pelatihan, pendanaan" dari Iran hingga US$ 1 miliar per tahun. Dia mengklaim Hizbullah menggunakan dana itu untuk kegiatan memfitnah" seperti mendukung pemerintah di Suriah, pemberontak Houthi di Yaman, dan "operasi pengawasan dan pengumpulan intelijen di tanah air Amerika.

"Jangan salah, pemerintah AS akan menggunakan semua alat yang tersedia untuk memadamkan sumber pendapatan Hizbullah," kata Asisten Menteri Perbendaharaan Marshall Billingslea.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ancaman Flu Babi Merebak di Tiongkok

Ancaman flu babi dari Afrika telah merebak di seluruh dataran Tiongkok sehingga mengancam seluruh industri babi di negara itu dan pasokan daging babi secara global

DUNIA | 24 April 2019

Longsor di Tambang Giok Myanmar, 50 Orang Lebih Tewas

Lebih dari 50 orang diyakini tewas akibat tanah longsor di satu lokasi penambangan batu giok di utara Myanmar.

DUNIA | 24 April 2019

Presiden Mali Tunjuk Menkeu Jadi PM

Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita menunjuk menteri keuangan Boubou Cisse sebagai perdana menteri pada Senin (22/4).

DUNIA | 24 April 2019

KBRI Riyadh Pulangkan 2 WNI yang Lolos Hukuman Mati

Kedua WNI divonis hukuman mati pada 7 Januari 2009.

DUNIA | 24 April 2019

Pemuda Katolik Kecam Aksi Terorisme di Sri Lanka

Pemuda Katolik berharap, pemangku otoritas di Sri Lanka dapat segera mengungkap pelaku aksi teror tersebut hingga tuntas.

DUNIA | 23 April 2019

Jokowi Terpilih Sebagai Presiden Paling Populer di Dunia

Presiden okowi berada di urutan teratas setelah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

DUNIA | 23 April 2019

Serikat Buruh India Tuntut Nasib Karyawan Jet Airways

Semua Kongres Serikat Buruh India (AITUC) sepakat meminta pemerintah untuk menyerap sekitar 16.000 karyawan Jet Airways yang kehilangan pekerjaan.

DUNIA | 23 April 2019

Ketua DPR AS Dorong Pemakzulan Trump

Ketua DPR Amerika Serikat (AS), Nancy Pelosi, dikabarkan mendorong upaya pemakzulan Presiden Donald Trump, namun menghadapi perpecahan di kubu partainya.

DUNIA | 23 April 2019

Gempa 6,1 Magnitudo di Filipina, 11 Orang Tewas

Setidaknya 11 tewas dan lebih dari 100 lainnya cedera setelah gempa bumi melanda 60km barat laut Manila, Senin (22/4).

DUNIA | 23 April 2019

Kemlu: Pengebom Sri Lanka Bukan WNI

Kemlu RI mengklarifikasi bahwa identitas pelaku pengebom bunuh diri Sri Lanka bukan warga negara Indonesia (WNI).

DUNIA | 23 April 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS