Netanyahu Akan Ganti Nama Dataran Tinggi Golan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Netanyahu Akan Ganti Nama Dataran Tinggi Golan

Rabu, 24 April 2019 | 12:33 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Yerusalem, Beritasatu.com - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, akan mengganti nama Dataran Tinggi Golan dengan nama baru sebagai penghargaan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Usulan nama baru tersebut akan disampaikan segera kepada pemerintah pascalibur Paskah.

Pernyataan Benjamin Netanyahu mengenai nama baru bagi Dataran Tinggi Golan, disampaikannya dalam rekaman video ketika melakukan tur bersama istri dan putra-putranya di kawasan tersebut, pada Selasa (23/4/2019).

Dalam video itu, Benjamin Netanyahu mengungkapkan kegembiraan atas dokumen resmi pengakuan AS terhadap Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari kewenangan Israel yang telah diterimanya.

“Ada kebutuhan untuk menyatakan penghargaan kami dengan memanggil komunitas atau lingkungan di Dataran Tinggi Golan dengan nama baru setelah pengakuan Presiden Donald Trump. Saya akan membawanya ke pemerintah (untuk disetujui, Red) segera,” ujar Benjamin Netanyahu.

Diperkirakan nama baru untuk komunitas di Dataran Tinggi Golan yang akan diberikan Benjamin Netanyahu sebagai penghargaan kepada Trump adalah “Kiryat Trump”. Usulan Benjamin Netanyahu tersebut telah memicu kecaman dari warga Israel dan negara-negara Timur Tengah.

Pada akhir Maret 2019, atau sekitar dua minggu sebelum pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Israel pada 9 April 2019, Presiden Donald Trump mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari wilayah Israel.

Dataran Tinggi Golan menjadi bagian dari wilayan Suriah, namun direbut Israel dalam Perang Timur tengah selama enam hari pada 1967 dan menggagalkan kembali upaya Suriah untuk merebut wilayah itu dalam perang pada 1973.

Kedua negara menyepakati rencana pelepasan pada tahun berikutnya, yang melibatkan pembentukan zona demiliterisasi sepanjang 70 km (44 mil) yang dipatroli oleh pasukan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tetapi secara teknis mereka tetap dalam keadaan perang.

Pada 1981, parlemen Israel meloloskan undang-undang yang menerapkan "hukum, yurisdiksi, dan administrasi" Israel ke Dataran Tinggi Golan, yang pada dasarnya mencaplok wilayah tersebut. Namun masyarakat internasional tidak mengakui langkah tersebut dan menyatakan bahwa Dataran Tinggi Golan merupakan wilayah yang diduduki Suriah.

Resolusi 497 Dewan Keamanan PBB menyatakan keputusan Israel "batal demi hukum dan tanpa efek hukum internasional". Tiga tahun lalu, mantan Presiden AS, Barack Obama, memberikan suara mendukung resolusi PBB tersebut dan menyatakan keprihatinan mendalam bahwa Benjamin Netanyahu telah menyatakan Israel tidak akan pernah melepaskan Golan.

Suriah telah menyatakan bahwa mereka tidak akan menyetujui perjanjian damai dengan Israel, kecuali jika Israel menarik diri dari seluruh wilayah Dataran Tinggi Golan. Perundingan damai yang ditengahi AS pada Tahun 2000 berakhir gagal, begitu juga pada Tahun 2008 dimana Turki menjadi penengah.

Ada lebih dari 30 permukiman Israel di Dataran Tinggi Golan, yang merupakan rumah bagi sekitar 20.000 warga. Permukiman tersebut dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional, meskipun Israel membantahnya.

Para pemukim tinggal bersama sekitar 20.000 warga Suriah, kebanyakan dari mereka adalah orang Arab Druze, yang tidak melarikan diri ketika Dataran Tinggi Golan direbut Israel.



Sumber: Reuters/BBC/Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Demi Info Finansial Hizbullah, AS Tawarkan Hadiah US$ 10 Juta

Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah hingga US$ 10 juta atau (Rp 141 miliar) untuk informasi yang dapat mengganggu keuangan organisasi militan Hizbullah Lebanon.

DUNIA | 24 April 2019

Ancaman Flu Babi Merebak di Tiongkok

Ancaman flu babi dari Afrika telah merebak di seluruh dataran Tiongkok sehingga mengancam seluruh industri babi di negara itu dan pasokan daging babi secara global

DUNIA | 24 April 2019

Longsor di Tambang Giok Myanmar, 50 Orang Lebih Tewas

Lebih dari 50 orang diyakini tewas akibat tanah longsor di satu lokasi penambangan batu giok di utara Myanmar.

DUNIA | 24 April 2019

Presiden Mali Tunjuk Menkeu Jadi PM

Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita menunjuk menteri keuangan Boubou Cisse sebagai perdana menteri pada Senin (22/4).

DUNIA | 24 April 2019

KBRI Riyadh Pulangkan 2 WNI yang Lolos Hukuman Mati

Kedua WNI divonis hukuman mati pada 7 Januari 2009.

DUNIA | 24 April 2019

Pemuda Katolik Kecam Aksi Terorisme di Sri Lanka

Pemuda Katolik berharap, pemangku otoritas di Sri Lanka dapat segera mengungkap pelaku aksi teror tersebut hingga tuntas.

DUNIA | 23 April 2019

Jokowi Terpilih Sebagai Presiden Paling Populer di Dunia

Presiden okowi berada di urutan teratas setelah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

DUNIA | 23 April 2019

Serikat Buruh India Tuntut Nasib Karyawan Jet Airways

Semua Kongres Serikat Buruh India (AITUC) sepakat meminta pemerintah untuk menyerap sekitar 16.000 karyawan Jet Airways yang kehilangan pekerjaan.

DUNIA | 23 April 2019

Ketua DPR AS Dorong Pemakzulan Trump

Ketua DPR Amerika Serikat (AS), Nancy Pelosi, dikabarkan mendorong upaya pemakzulan Presiden Donald Trump, namun menghadapi perpecahan di kubu partainya.

DUNIA | 23 April 2019

Gempa 6,1 Magnitudo di Filipina, 11 Orang Tewas

Setidaknya 11 tewas dan lebih dari 100 lainnya cedera setelah gempa bumi melanda 60km barat laut Manila, Senin (22/4).

DUNIA | 23 April 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS