Saudi Hukum Mati 37 Teroris, 1 Disalibkan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Saudi Hukum Mati 37 Teroris, 1 Disalibkan

Rabu, 24 April 2019 | 14:20 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAI

Riyadh, Beritasatu.com - Arab Saudi menghukum mati 37 warganya atas kejahatan terkait terorisme, bahkan salah satunya disalibkan. Hukuman mati biasanya dilakukan dengan pemenggalan kepala, sedangkan penyaliban setelah eksekusi mati diperuntukkan bagi kejahatan yang dianggap lebih serius.

“Hukuman mati diberlakukan kepada sejumlah penjahat karena mengadopsi ideologi-ideologi ekstrimis teroris dan membentuk sel-sel teroris untuk korupsi, dan mengganggu keamanan serta menyebarkan kekacauan dan memprovokasi perpecahan sektarian,” bunyi pernyataan Kementerian Dalam Negeri Saudi, lewat kantor berita Saudi Press Agency (SPA), Selasa (24/4/2019).

Eksekusi mati dilakukan di beberapa lokasi termasuk di Riyadh, Mekkah, Madinah, Provinsi Qassim, dan provinsi timur yang menjadi tempat bagi minoritas Syiah.

Saudi juga secara terbuka menggantung dua jenazah dari 37 narapidana (napi) itu, selama beberapa jam sebagai peringatan untuk yang lainnya. Aksi penggantungan itu dikecam karena menimbulkan kengerian.

Menurut organisasi hak asasi manusia (HAM), Amnesti Internasional, setidaknya 14 orang yang dihukum mati terkait pelanggaran kekerasan karena partisipasi mereka dalam demonstrasi anti-pemerintah. Salah satu napi adalah seorang pemuda yang ditangkap saat berusia 16 tahun atau masih di bawah umur.

“Eksekusi massal hari ini adalah peragaan mengerikan dari otoritas Arab Saudi yang tidak berperasaan dan mengabaikan kehidupan manusia. Ini juga indikasi lain yang mengerikan bagaimana hukuman mati dipakai sebagai alat politik untuk menghancurkan perbedaan pendapat di dalam minoritas Syiah di negara itu,” kata Direktur Peneliti Timur Tengah Amnesti Internasional, Lynn Maalouf.

Mayoritas napi yang dieksekusi adalah para pria Syiah, termasuk 11 pria yang dituduh menjadi mata-mata Iran dan dihukum mati setelah persidangan yang tidak adil.

Setidaknya 14 orang dihukum mati karena pelanggaran kekerasan terkait partisipasi mereka dalam demonstrasi anti-pemerintah di wilayah Arab Saudi mayoritas Syiah, Provinsi Timur, antara tahun 2011-2012.

Ke-14 orang itu adalah subjek dari tahanan pra-persidangan yang lama dan dilaporkan telah mengalami penyiksaan dan perlakuan buruk selama proses interogasi untuk mengakui kejahatan mereka.

Selain itu, salah seorang napi adalah Abdulkareem al-Hawaj yaitu pemuda Syiah yang ditangkap saat berusia 16 tahun karena pelanggaran terlibat dalam protes anti-pemerintah.

Di bawah hukum internasional, penerapan hukuman mati terhadap orang di bawah umur 18 tahun sangat dilarang. Amnesti juga menyatakan keluarga para napi tidak mengetahui eksekusi tersebut dan terkejut saat mengetahui berita itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan/amnesty.org/Al Jazeera


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mantan Wapres AS Calonkan Diri untuk Pilpres 2020

Mantan Wakil Presiden (wapres) Amerika Serikat (AS), Joe Biden, akan mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2020.

DUNIA | 24 April 2019

Netanyahu Akan Ganti Nama Dataran Tinggi Golan

PM Israel, Benjamin Netanyahu, akan mengganti nama Dataran Tinggi Golan dengan nama baru sebagai penghargaan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

DUNIA | 24 April 2019

Demi Info Finansial Hizbullah, AS Tawarkan Hadiah US$ 10 Juta

Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah hingga US$ 10 juta atau (Rp 141 miliar) untuk informasi yang dapat mengganggu keuangan organisasi militan Hizbullah Lebanon.

DUNIA | 24 April 2019

Ancaman Flu Babi Merebak di Tiongkok

Ancaman flu babi dari Afrika telah merebak di seluruh dataran Tiongkok sehingga mengancam seluruh industri babi di negara itu dan pasokan daging babi secara global

DUNIA | 24 April 2019

Longsor di Tambang Giok Myanmar, 50 Orang Lebih Tewas

Lebih dari 50 orang diyakini tewas akibat tanah longsor di satu lokasi penambangan batu giok di utara Myanmar.

DUNIA | 24 April 2019

Presiden Mali Tunjuk Menkeu Jadi PM

Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita menunjuk menteri keuangan Boubou Cisse sebagai perdana menteri pada Senin (22/4).

DUNIA | 24 April 2019

KBRI Riyadh Pulangkan 2 WNI yang Lolos Hukuman Mati

Kedua WNI divonis hukuman mati pada 7 Januari 2009.

DUNIA | 24 April 2019

Pemuda Katolik Kecam Aksi Terorisme di Sri Lanka

Pemuda Katolik berharap, pemangku otoritas di Sri Lanka dapat segera mengungkap pelaku aksi teror tersebut hingga tuntas.

DUNIA | 23 April 2019

Jokowi Terpilih Sebagai Presiden Paling Populer di Dunia

Presiden okowi berada di urutan teratas setelah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

DUNIA | 23 April 2019

Serikat Buruh India Tuntut Nasib Karyawan Jet Airways

Semua Kongres Serikat Buruh India (AITUC) sepakat meminta pemerintah untuk menyerap sekitar 16.000 karyawan Jet Airways yang kehilangan pekerjaan.

DUNIA | 23 April 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS