Terkait Kasus Huawei, Menpan Inggris Dipecat

Terkait Kasus Huawei, Menpan Inggris Dipecat
Gavin Williamson ( Foto: AFP )
Natasia Christy Wahyuni / JAI Kamis, 2 Mei 2019 | 15:19 WIB

London, Beritasatu.com - Menteri Pertahanan Inggris, Gavin Williamson, dipecat dari jabatannya karena diduga terkait dengan kasus kebocoran informasi perusahaan telekomunikasi Huawei.

Pemecatan Gavin Williamson disampaikan melalui surat resmi Perdana Menteri (PM) Iggris, Theresa May, pada Rabu (1/5/2019). Dalam suratnya, Theresa May, menyebut kebocoran informasi Huawei merupakan persoalan yang sangat serius.

Dia juga menganggap tindakan Gavin Williamson sangat mengecewakan karena membocorkan informasi dalam rapat Dewan Keamanan Nasional tanggal 23 April 2019.

Menurut surat resmi yang disampaikan Theresa May kepada Gavin Williamson, penyelidikan atas kebocoran telah memberikan bukti kuat bahwa Gavin Williamson bertanggung jawab atas pengungkapan informasi itu.

"Tidak ada versi lain yang kredibel untuk menjelaskan bahwa kebocoran ini telah teridentifikasi," kata Theresa May lewat suratnya merujuk kepastian bahwa Gavin Williamson yang bertanggung jawab.

Pemecatan Gavin Williamson semakin memperumit situasi Theresa May yang saat ini mendapat tekanan akibat krisis Brexit yang berlarut-larut.

Kebocoran informasi terkait Dewan Keamanan Nasional, yang membahas keamanan nasional Inggris, koordinasi intelijen, dan strategi pertahanan, dan hanya melibatkan menteri-menteri tertentu dari kabinetnya untuk menjaga pembicaraan itu tetap menjadi rahasia.

Namun, kerahasiaan pembicaraan itu bocor saat surat kabar The Telegraph melaporkan bahwa Inggris akan memungkinkan agar Huawei berperan dalam membangun bagian-bagian dalam jaringan 5G sehingga memicu perselisihan dengan Amerika Serikat (AS) tentang generasi berikut teknologi komunikasi itu.

Gavin Williamson yang berasal dari Partai Konservati, membantah bertanggung jawab dengankebocoran informasi Huawei. "Saya dengan tegas membantah bahwa saya dengan cara apa pun terlibat dalam kebocoran ini dan saya yakin bahwa penyelidikan yang menyeluruh dan resmi akan membenarkan posisi saya," kata Gavin Williamson.

Namun, PM Theresa May sudah menunjuk Menteri Pembangunan Internasional Penny Mordaunt sebagai menteri pertahanan Inggris yang baru, Dia juga telah menunjuk Menteri Kehakiman Rory Stewart untuk menggantikan Mordaunt. Penggantian ini menjadi gelombang perombakan kabinet Theresa May yang beberapa kali dilakukan setelah krisis Brexit.

 



Sumber: Suara Pembaruan/Reuters