Raja Thailand Mengenakan Mahkota Emas 7 Kg

Raja Thailand Mengenakan Mahkota Emas 7 Kg
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (66) menjalani upacara penobatan di Bangkok, Thailand pada Sabtu (4/5/2019). ( Foto: Wall Street Journal / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 4 Mei 2019 | 22:32 WIB

Bangkok, Beritasatu.com- Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (66) menjalani upacara penobatan pada Sabtu (4/5), yang memadukan tradisi Buddha dan Hindu Brahmana untuk menjadikannya “dewa hidup” di kawasan Asia Tenggara.

Mengenakan semua elemen emas, Raja memberikan audiensi dari tahta berlapis emas raksasa. Dengan jubah emas, celana bersulam emas, dan mahkota emas seberat 7,3 kilogram, Raja Maha Vajiralongkorn memberikan audiensi kepada para pemimpin utama Thailand.

Pejabat menyampaikan harapan terbaik mereka saat Raja yang baru saja dinobatkan duduk di atas takhta emas hiasannya. Sang raja diapit oleh orang-orang yang memegang kipas emas.

Anggota Keluarga Kerajaan, Dewan Penasihat, dan Kabinet, serta para pejabat senior, semuanya berkumpul di Aula Singgasana Amarindra Vinicchaya yang mewah di Grand Palace di Bangkok.

Raja Vajiralongkorn  menjalani sejumlah ritual termasuk mandi air suci sebagai lambang penyucian dan pengurapan untuk meresmikan takhta Rama X, yaitu raja ke-10 dalam dinasti Chakri yang sudah berusia berabad-abad.

Upacara penobatan Vajiralongkorn, anak kedua dan satu-satunya laki-laki keturunan mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, dimulai tepat pukul 10.09 pagi (waktu Bangkok) sesuai hitungan keberuntungan astrologis Thailand.

Penggunaan air suci didasarkan tradisi Brahmana yang berasal dari upacara penobatan abad ke-18 sejak berdirinya dinasti Chakri.



Sumber: Suara Pembaruan