Was-was Jaringan Komputer Diserang, Trump Umumkan Darurat Nasional

Was-was Jaringan Komputer Diserang, Trump Umumkan Darurat Nasional
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. ( Foto: Dok SP )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 16 Mei 2019 | 09:39 WIB

Washington, Beritasatu.com- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan darurat nasional demi melindungi segenap jaringan komputer AS dari "musuh-musuh asing".

Seperti dilaporkan BBC, Kamis (16/5), pengumuman itu disertai penandatanganan surat perintah presiden yang secara efektif melarang semua perusahaan AS menggunakan jasa telekomunikasi asing yang diyakini menghadirkan risiko keamanan terhadap negara.

Trump tidak menyebut nama perusahaan secara spesifik dalam surat perintah tersebut. Namun, sejumlah analis menduga Trump sejatinya sedang menyasar perusahaan telekomunikasi raksasa Tiongkok, Huawei.

Berbagai negara, termasuk AS, telah mengungkapkan kerisauan mereka bahwa produk-produk perusahaan tersebut dapat dipakai pemerintah Tiongkok untuk memata-matai. Sebaliknya Huawei berkeras produk mereka tidak menimbulkan ancaman.

Menurut pernyataan Gedung Putih, perintah Trump bertujuan "melindungi Amerika dari musuh-musuh asing yang secara aktif terus menciptakan dan mengeksploitasi kerentanan dalam infrastruktur dan layanan informasi serta komunikasi".

Perintah itu memberi kewenangan kepada menteri perdagangan untuk "melarang transaksi yang menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional yang tidak bisa diterima".

Langkah Trump disambut baik Ketua Komisi Komunikasi Federal, Ajit Pai, yang menyebut tindakan tersebut "satu langkah signifikan menuju pengamanan jejaring Amerika".



Sumber: Suara Pembaruan