Sejumlah Negara Keluarkan Imbauan Perjalanan ke Indonesia

Sejumlah Negara Keluarkan Imbauan Perjalanan ke Indonesia
Massa Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa (21/5/2019). ( Foto: ANTARA FOTO / Reno Esnir )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Selasa, 21 Mei 2019 | 21:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Polisi memperketat keamanan di Jakarta pasca pengumuman hasil pemilu, khususnya di sejumlah titik termasuk jalanan di sekitar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kawasan Jalan MH Thamrin yang menjadi lokasi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Terkait situasi di ibu kota, sejumlah pemerintahan asing mengeluarkan imbauan perjalanan dan keamanan bagi warga negaranya.

Imbauan tersebut disampaikan oleh pemerintah Australia, Inggris, dan Kanada. Selain itu, Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta juga mengeluarkan imbauan keamanan bagi warganya terkait situasi pasca pengumuman hasil pemilu.

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengeluarkan imbauan keamanan tingkat tinggi di situs resmi untuk perjalanan ke luar negeri dengan tautan https://smartraveller.gov.au. Dalam pernyataannya, pemerintah Australia menyatakan bahwa KPU Indonesia telah mengumumkan hasil dari pemilu presiden dan legislatif pada 21 Mei 2019. Para peserta pemilu mempunyai waktu tiga hari untuk mengajukan banding.

“Otoritas Indonesia telah mengeluarkan imbauan risiko meningkatnya kekerasan, termasuk kemungkinan aksi terorisme, sebelum dan setelah hasil pemilu diumumkan,” sebut pernyataan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia.

Ditambahkan, sekitar 46.000 pasukan keamanan akan mengamankan aksi protes di sejumlah lokasi di Jakarta. Polisi di Indonesia juga telah mencegat para pengunjuk rasa dari daerah dan mencegah perjalanan mereka ke Jakarta. Sebagai tindakan pencegahan, sejumlah lembaga publik, termasuk situs budaya dan beberapa sekolah tidak akan dibuka pada 22 Mei 2019.

“Hindari aksi protes, demonstrasi, dan unjuk rasa, karena ini bisa berubah tanpa peringatan. Kami belum mengubah tingkat imbauan, pemberlakuan tingkat kewaspadaan tinggi di Indonesia secara keseluruhan, termasuk Bali. Tingkat lebih tinggi diberlakukan di kawasan Poso di Sulawesi Tengah dan Provinsi Papua,” tambah pernyataan departemen tersebut.

Sementara itu, di situs resmi pemerintah Inggris, https://www.gov.uk, tertulis imbauan perjalanan ke Indonesia yang masih berlaku  Selasa (21/5) dan terus diperbarui.

“Anda harus menghindari semua aksi protes, demonstrasi, dan unjuk rasa politik karena adanya resiko kekerasan,” sebut pernyataan yang diberi judul “foreign travel advice” (imbauan perjalanan luar negeri).

Senada dengan itu, pemerintah Kanada lewat situs resminya di tautan https://travel.gc.ca/destinations/indonesia juga menyampaikan imbauan perjalanan. Disebutkan bahwa Indonesia dikategorikan dengan kewaspadaan ata kehati-hatian tingkat tinggi.

“Tingkat kewaspadaan yang tinggi di Indonesia karena ketegangan politik dan sosial, serta ancaman terorisme di seluruh negara,” demikian pernyataan dari pemerintah Kanada.

Di pihak lain, Kedubes AS di Jakarta juga mengeluarkan peringatan keamanan terkait situasi pasca pengumuman hasil pemilu di Indonesia. Kedubes AS meminta warganya untuk menghindari kawasan dimana terjadi demonstrasi besar di Jakarta, serta di kota-kota lain termasuk Surabaya dan Medan. Pernyataan dari Kedubes AS sudah disampaikan sejak 17 Mei 2019.



Sumber: Suara Pembaruan