Jelang Voting ke-4 Brexit, PM May Tawarkan Referendum Kedua

Jelang Voting ke-4 Brexit, PM May Tawarkan Referendum Kedua
Anggota Parlemen Demokrat Liberal Layla Moran berbicara dalam kampanye kampanye pemilihan Parlemen Eropa di London, Inggris, Selasa (21/5/2019). ( Foto: AFP / Ben STANSALL )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Rabu, 22 Mei 2019 | 16:57 WIB

London, Beritasatu.com- Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May mengumumkan upaya lain demi meloloskan rencana Brexit-nya di parlemen yang sudah ditolak tiga kali. Salah satunya adalah kemungkinan referendum kedua.

May memanfaatkan pidatonya di London, Selasa (21/5), untuk menyatakan telah berkompromi dan menghasilkan kesepakatan Brexit yang baru, meskipun pada kenyataannya tampak seperti kesepakatan Brexit terdahulu dengan beberapa “pemanis” untuk menarik dukungan anggota parlemen.

May menyatakan akan menggelar “referendum konfirmasi” atas Perjanjian Penarikan. Pelaksanaan referendum baru kepada warga Inggris bisa memicu banyak pertengkaran di parlemen untuk menetapkan pertanyaan yang tepat. Tapi, referendum itu bisa menjadi pilihan penting antara kesepakatan May atau pembatalan Brexit sama sekali.

“Saya katakan dengan keyakinan kepada setiap anggota parlemen dari setiap partai. Saya telah berkompromi, sekarang saya minta Anda berkompromi,” kata May.

Keempat

Sebelumnya, May mengajukan lagi voting Brexit untuk keempat kalinya yang akan digelar mulai 3 Juni 2019. “Jika anggota parlemen memilih untuk menentang RUU ini (Perjanjian Penarikan), mereka memilih menghentikan Brexit,” katanya.

Selain tawaran referendum kedua, May juga menjanjikan untuk hak-hak pekerja, ketentuan lingkungan, serta hubungan bea cukai sementara dengan Uni Eropa (UE). Dia menegaskan kegagalan untuk menyetujui kesepakatan Brexit kali ini akan membawa kepada mimpi buruk atas polarisasi politik yang permanen di masa depan.

“Ini benar-benar lemparan dadu terakhirnya demi mendapatkan kesepakatannya dan mengamankan warisannya sebelum dia (May) mundur,” sebut Al Jazeera.



Sumber: Suara Pembaruan