Trump Mulai Kunjungan Kenegaraan di Jepang

Trump Mulai Kunjungan Kenegaraan di Jepang
Presiden AS Donald Trump berfoto dengan Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo sebelum bermain golf di Mobara Country Club, Chiba, Jepang, Minggu (26/5/2019). ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Minggu, 26 Mei 2019 | 17:09 WIB

Tokyo, Beritasatu.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah tiba di Jepang untuk kunjungan kenegaraan empat hari yang umumnya bersifat seremonial. Seperti dilaporkan VoA, seorang pejabat Gedung Putih berjanji "akan ada beberapa hal substantif yang akan diumumkan."

Setelah tiba di bandara, Sabtu (25/5) petang, Trump langsung menuju ke kediaman resmi duta besar AS untuk bertemu dengan puluhan pemimpin bisnis Jepang.

"Hubungan dengan Jepang dan AS dapat saya katakan tidak pernah sekokoh ini, tidak pernah sekuat ini, tidak pernah sedekat ini. Ini adalah waktu yang tepat bagi perdagangan antara kedua negara yang sama-sama kita cintai," kata presiden kepada para eksekutif itu.

Trump menyatakan harapan AS dan Jepang akan segera meraih kesepakatan perdagangan baru.

"Jepang telah mendapat keuntungan substansial selama bertahun-tahun, tapi tidak apa, mungkin itu sebabnya kalian suka sekali dengan kami," kata Trump.

Trump menambahkan bahwa ketidakseimbangan perdagangan yang lebih menguntungkan Jepang selama puluhan tahun ini akan menjadi "sedikit lebih adil."

Namun lawatan Trump pada umumnya akan lebih fokus pada kesempatan foto bersama ketimbang pencapaian kesepakatan. Hal ini mungkin memang disengaja oleh Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo, yang sudah membina hubungan dekat dengan Trump. Keduanya sudah bertemu atau berbicara lebih dari 40 kali.

Profesor Tomohiko Taniguchi dari Universitas Keio, penulis naskah pidato kebijakan luar negeri perdana menteri, mengantipasi hanya sedikit pembicaraan yang bersifat substantif selama kunjungan ini.

Tetapi Taniguchi mengingatkan bahwa Abe adalah satu-satunya pemimpin luar negeri yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam dengan Trump, dan berbicara tanpa persiapan, sesuatu yang punya nilai strategis untuk diplomasi Jepang.



Sumber: Suara Pembaruan