Putin: Rusia Tak Berniat Kirim Pasukan ke Venezuela

Putin: Rusia Tak Berniat Kirim Pasukan ke Venezuela
Presiden Rusia, Vladimir Putin. ( Foto: Dok SP )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 7 Juni 2019 | 07:50 WIB

Moskwa, Beritasatu.com- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Kamis (6/6) bahwa Moskwa tidak memiliki rencana untuk mengirim pasukan untuk mendukung pemimpin Venezuela yang diperangi, Nicolas Maduro.

Berbicara di St Petersburg, Putin juga memperingatkan bahwa intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela akan menjadi "malapetaka". Dia mengklaim bahwa bahkan sekutu Washington tidak mendukung tindakan semacam itu.

"Kami tidak membangun pangkalan militer di sana [Venezuela], kami tidak mengirim pasukan di sana, kami belum pernah melakukan itu," kata Putin ketika ditanya tentang kicauan Twitter dari Donald Trump, baru-baru ini.

Sebelumnya, Trump mengatakan, Washington menerima pernyataan bahwa Moskwa telah menarik personelnya keluar dari Venezuela.

Putin mengatakan para ahli Rusia tetap berada di negara Amerika Latin itu untuk melayani perangkat keras militer Rusia. Hal itu adalah sesuatu yang dinilai wajib dilakukan secara kontrak.

Rusia dengan setia mendukung Maduro, sementara AS dan puluhan negara lain telah memberikan dukungan mereka di belakang pemimpin oposisi Juan Guaido. Pemimpin oposisi itu menyatakan dirinya sebagai presiden sementara, dan menyatakan bahwa pemilihan kembali Maduro tahun lalu tidak sah.

Putin mengatakan sanksi AS terhadap Venezuela telah melukai warga sipil dan memperingatkan Washington agar tidak menggunakan kekerasan.

"Jika kita mempertimbangkan kondisi di mana jutaan orang tinggal di Venezuela, timbul pertanyaan apakah mereka memerangi Maduro atau penduduk? Kami tidak menyetujui tetapi mengutuk tindakan sanksi seperti itu. Membiarkan saja intervensi militer, itu akan menjadi bencana. Krisis di Venezuela harus diselesaikan oleh rakyat Venezuela," kata Putin.



Sumber: Suara Pembaruan