Ledakan Kapal Tanker di Teluk Oman, AS Salahkan Iran

Ledakan Kapal Tanker di Teluk Oman, AS Salahkan Iran
Api dan asap mengepul dari kapal tanker yang mengalami serangan misterius di perairan Teluk Oman, Kamis (13/6/2019). ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 14 Juni 2019 | 05:26 WIB

Washington, Beritasatu.com- Amerika Serikat (AS) menyalahkan Iran atas serangan yang merusak dua kapal minyak di Teluk Oman. Salah satu di antara kapal tanker itu dilaporkan mengalami kebakaran setelah terjadi ledakan.

Seperti dilaporkan BBC, puluhan anak buah kapal dari kedua kapal minyak berhasil diselamatkan setelah kapal mereka mengalami ledakan di Teluk Oman pada Kamis (13/6).

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyalahkan Iran atas "serangan tidak beralasan" terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman. Dia mengatakan AS telah membuat penilaian berdasarkan intelijen tentang jenis senjata yang digunakan.

Seorang pejabat senior Iran sebelumnya mengatakan kepada BBC "Iran tidak memiliki hubungan" dengan ledakan pada Kamis pagi.

Puluhan anggota awak diselamatkan setelah ledakan di tanker Kokuka Courageous dan Front Altair milik Jepang, yang dimiliki oleh perusahaan Norwegia.

Baik Iran dan AS menyatakan telah mengevakuasi para kru kapal. Harga minyak dunia langsung melonjak sebanyak 4% setelah insiden serangan pada Kamis (13/6) itu.

Ledakan di salah satu rute minyak tersibuk di dunia terjadi sebulan setelah empat tanker minyak diserang di Uni Emirat Arab.

Tidak ada kelompok atau negara yang mengakui insiden itu pada bulan Mei, yang juga tidak menyebabkan korban.

Pada saat itu, AS menyalahkan Iran, tetapi Teheran membantah tuduhan itu.

Teluk Oman terletak di salah satu ujung Selat Hormuz yang strategis yakni jalur pelayaran vital yang dilewati oleh ratusan juta dolar minyak.

BIMCO, asosiasi pelayaran internasional terbesar di dunia, mengatakan ketegangan di Selat Hormuz dan Teluk "sekarang setinggi yang didapat tanpa menjadi konflik bersenjata yang sebenarnya".



Sumber: Suara Pembaruan