Diduga Terkait Suap PD 2022, Michel Platini Ditahan

Diduga Terkait Suap PD 2022, Michel Platini Ditahan
Michel Platini ( Foto: uefa.org )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Selasa, 18 Juni 2019 | 20:35 WIB

Paris, Beritasatu.com - Mantan presiden UEFA Michel Platini hari ini, Selasa (18/6/2019) ditahan penyelidik antikorupsi Prancis karena diduga terlibat skandal suap Piala Dunia 2022 di Qatar.

Platini (63) menjabat sebagai presiden UEFA hingga 2015 sebelum dia didepak karena pelanggaran etika. Mantan gelandang tim nasional Prancis dan tiga kali pemenang Ballon d'Or itu membantah melakukan kesalahan.

Platini diduga menerima suap untuk memenangkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Qatar mengalahkan AS, Australia, Korea Selatan dan Jepang. Saat ini Platini diinterogasi di Nanterre, Paris.

Komite etik FIFA menjatuhkan sanksi selama empat tahun kepada Sepp Blatter dan Michel Platini untuk tidak terlibat dalam segala kegiatan sepakbola. Hukuman Platini akan berakhir Oktober nanti.

Hakim etik menilai Blatter melanggar kode etik dalam hal konflik kepentingan, melanggar loyalitas dan menerima pemberian (gratifikasi). Sedangkan Platini dinilai melakukan pelanggaran konflik kepentingan dan loyalitas.

Keduanya sudah membantah telah melakukan pelanggaran atas apa yang mereka lakukan tahun 2011. Ketika itu Platini mengambil uang FIFA sebesar US$2 juta yang disetujui Blatter untuk gaji yang tidak berdasarkan kontrak sebagai penasehat presiden dari tahun 1999-2002.



Sumber: BBC