Demonstran Hong Kong Targetkan Markas Polisi dan Kantor Pemerintah
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Demonstran Hong Kong Targetkan Markas Polisi dan Kantor Pemerintah

Jumat, 28 Juni 2019 | 20:35 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Hong Kong, Beritasatu.com- Demonstran Hong Kong kembali turun ke jalan pada Kamis (27/6), untuk memprotes rancangan undang-undang (RUU) Ekstradisi yang dikhawatirkan bisa mengurangi independensi peradilan Hong Kong. Mereka kali ini menargetkan markas polisi dan kantor pemerintahan.

Ratusan orang menggelar aksi duduk di depan jalan Departemen Kehakiman untuk menuntut Menteri Kehakiman Teresa Cheng Yeuk-wah menarik RUU yang saat ini ditangguhkan dan membatalkan dakwaan terhadap para demonstran setelah aksi protes tanggal 12 Juni 2019 berubah menjadi kekerasan. Para pengunjuk rasa juga memaksa para pekerja agar meninggalkan kantor Departemen Kehakiman.

Pada Rabu (26/6) malam, sekelompok demonstran bergerak ke markas polisi di Wan Chai dan mengalami bentrokan dengan polisi anti-huru hara. Mereka juga memblokir Jalan Harcourt, Jalan Arsenal, Jalan Gloucester yang merupakan jalan-jalan utama di sekitar markas polisi sekaligus dekat kantor-kantor pemerintahan.

Ketua Eksekutif Hong Kong Carrie Lam tidak terlihat di depan publik sejak mengumumkan permintaan maaf di televisi hampir dua minggu lalu karena salah menangani RUU Ekstradisi. Anggota parlemen Kwok Ka-ki dari oposisi Partai Sipil menyebut Lam meminta cuti panjang.

“Untuk menolak tampil, menolak mengakui permintaan dan menolak mengambil keputusan, sepenuhnya (tindakan) tidak bertanggung jawab,” kata Kwok merujuk ketidakhadiran Lam, seperti dilaporkan Televisi Radio Hong Kong.

“Itu hanya akan menyakiti Hong Kong lebih lagi,” tambahnya.

Aksi protes yang pada puncaknya diikuti oleh sekitar dua juta warga Hong Kong telah berlangsung selama tiga minggu terakhir. Warga dari bekas jajahan Inggris itu menolak RUU yang memungkinkan tersangka, termasuk aktivis politik dan pembangkang, untuk diadili di Tiongkok.

“Anda tahu, apa yang dirasakan setiap orang jauh di dalam hati mereka. Ini tentang masa depan kita dan ini sangat sangat pribadi,” ujar seorang demonstran, Brian Kern (53).



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Buntut Demo Rusuh, Bahrain Panggil Pulang Dubesnya di Irak

Bahrain memanggil pulang duta besar (dubes) yang berada di Baghdad, Irak untuk konsultasi setelah aksi demonstrasi di sana.

DUNIA | 28 Juni 2019

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.255 Kura-kura

Pihak berwenang Malaysia telah menyita 5.255 anak kura-kura yang ditemukan di bagasi penumpang, Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA2).

DUNIA | 28 Juni 2019

Presiden Hadiri Pembukaan KTT G20 di Osaka

Pada KTT G20, Indonesia akan mengangkat isu sampah plastik karena berdampak langsung terhadap lingkungan hidup dan manusia.

DUNIA | 28 Juni 2019

Presiden Jokowi Mendarat di Jepang

Presiden Jokowi mengatakan bahwa pihaknya akan mengangkat inovasi ekonomi digital dalam KTT G20 di Osaka, Jepang.

DUNIA | 28 Juni 2019

Dampingi Presiden Bolsonaro, Tentara Brasil Bawa 39 Kg Kokain

Seorang tentara Brasil yang bepergian dengan kontingen G20 Presiden Jair Bolsonaro ditangkap karena kedapatan membawa 39 kilogram kokain.

DUNIA | 27 Juni 2019

Pelapor PBB Kritik Penyelidikan Khashoggi oleh Arab Saudi

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Agnes Callamard, mengkritik penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas Arab Saudi atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

DUNIA | 27 Juni 2019

Terindikasi Masalah Baru, Boeing 737 Max Masih Dilarang Terbang

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS) menemukan masalah baru pada piranti lunak (software) pesawat yang sudah bermasalah, Boeing 737 Max.

DUNIA | 27 Juni 2019

Pemerintah Venezuela Gagalkan Rencana Kudeta dan Pembunuhan Maduro

Pemerintah sosialis Venezuela, Rabu (26/6), mengklaim telah menggagalkan rencana untuk menggulingkan kekuasaan, termasuk dengan membunuh Presiden Nicolas Maduro dan sekutu-sekutu politik terdekatnya.

DUNIA | 27 Juni 2019

Stephanie Grisham Jadi Jubir Gedung Putih

Stephanie Grisham, Kepala Juru Bicara Untuk Ibu Negara Melania Trump, telah ditunjuk menjadi juru bicara baru bagi Gedung Putih.

DUNIA | 27 Juni 2019

Polusi Udara di Johor, Malaysia Tutup 400 Sekolah

Lebih dari 400 sekolah di negara bagian Johor, Malaysia ditutup setelah 75 siswa mengalami kesulitan bernapas dan muntah-muntah.

DUNIA | 27 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS