Boris Johnson Rekrut Ekstra 20.000 Petugas Polisi

Boris Johnson Rekrut Ekstra 20.000 Petugas Polisi
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berpidato di Gedung Parlemen, London, Inggris, Kamis (25/7/2019). ( Foto: AFP/Parlemen Inggris / JESSICA TAYLOR )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Jumat, 26 Juli 2019 | 20:15 WIB

London, Beritasatu.com- Perdana Menteri (PM) baru Inggris Boris Johnson akan merekrut ekstra 20.000 petugas polisi selama tiga tahun ke depan. Kebijakan yang diumumkan setelah pertemuan pertama kabinet lengkap, Kamis (25/7), menjadi program baru nasional Inggris dengan biaya hampir 1 miliar poundsterling (Rp 17,4 triliun).

Johnson mengatakan prioritasnya untuk menempatkan lebih banyak perwira di garis depan akan dimulai pada September 2019 bersamaan peluncuran kampanye nasional oleh Departemen Dalam Negeri.

“Tugas saya sebagai PM adalah membuat jalanan kita lebih aman. Orang-orang ingin melihat lebih banyak petugas di lingkungan mereka, melindungi publik, dan memangkas kejahatan,” kata Johnson.

Johnson berencana membentuk Dewan Kepolisian Nasional yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri baru Priti Patel, termasuk para kepala polisi senior, untuk memastikan target perekrutan polisi baru bisa tepat waktu.

“Saya menjanjikan 20.000 petugas tambahan dan perekrutan sekarang akan dimulai sungguh-sungguh,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan untuk mengatasi lonjakan “kejahatan pisau”, Johnson berjanji memberikan polisi kekuasaan penghentian dan pencarian yang lebih besar karena sebelumnya dikurangi oleh mantan PM Theresa May saat menjabat mendagri tahun 2014.

Johnson menyatakan pemerintah akan meninjau tujuh skema percontohan saat ini untuk menyederhanakan penggunaan kekuatan oleh petugas.

Sebanyak 33 menteri memenuhi meja di kantor PM Downing Street 10 untuk mulai bekerja menyusun kebijakan domestik Inggris



Sumber: Suara Pembaruan