Trump Ancam Tak Akui Status Tiongkok di WTO
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Trump Ancam Tak Akui Status Tiongkok di WTO

Sabtu, 27 Juli 2019 | 10:42 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Presiden Donald Trump pada Jumat (26/7) mengancam akan menarik pengakuan status "negara berkembang" khusus Tiongkok dan negara-negara yang relatif kaya di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) kecuali jika ada perubahan pada aturan badan tersebut.

Ancaman itu jatuh seminggu sebelum pejabat tinggi perdagangan AS akan kembali ke Tiongkok untuk menyalakan kembali pembicaraan perdagangan yang gagal pada Mei.

"WTO RUSAK ketika negara-negara terkaya dunia mengklaim sebagai negara berkembang untuk menghindari aturan WTO dan mendapatkan perlakuan khusus. Tidak lagi !!! Hari ini, saya mengarahkan Perwakilan Dagang AS untuk mengambil tindakan sehingga negara-negara berhenti menipu sistem dengan mengorbankan AS !," kata Trump di Twitter.

Dalam memo kepada Robert Lighthizer, perwakilan perdagangan AS, Trump mengatakan badan perdagangan global menggunakan "dikotomi yang ketinggalan zaman antara negara-negara maju dan berkembang yang telah memungkinkan beberapa anggota WTO untuk mendapatkan keuntungan yang tidak adil."

Tanpa "kemajuan substansial" untuk mereformasi aturan WTO dalam waktu 90 hari, Washington tidak akan lagi memperlakukan Tiongkok sebagai negara berkembang anggota WTO.

"Secara tidak pantas, Tiongkok menyatakan dirinya sebagai negara berkembang dan secara tidak tepat mencari keuntungan dari fleksibilitas dalam aturan dan negosiasi WTO," kata pernyataan itu.

Perintah Trump mengarahkan kantor Lighthizer untuk "menggunakan semua sarana yang tersedia untuk mengamankan perubahan di WTO.

"Ketidakadilan ini merugikan orang-orang Amerika yang bermain sesuai aturan, merusak negosiasi di WTO dan menciptakan lapangan bermain yang tidak adil," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wabah Ebola, Arab Saudi Tangguhkan Visa Jemaah dari Kongo

Arab Saudi melarang masuk jemaah calon haji asal Republik Demokratik Kongo (DRC) karena mengkhawatirkan penyebaran wabah Ebola.

DUNIA | 27 Juli 2019

Kapal Migran Terbalik, 115 Migran Tewas Tenggelam

Lebih dari 100 migran dan pengungsi perbatasan Eropa dikhawatirkan tenggelam setelah kapal yang ditumpangi terbalik di lepas pantai Libia, di Laut Mediterania.

DUNIA | 26 Juli 2019

Inggris Kawal Kapalnya yang Melewati Selat Hormuz

Angkatan Laut (AL) Inggris akan mengawal kapal-kapal berbendera Inggris yang melewati Selat Hormuz. Para pemilik kapal telah diminta untuk memberitahu.

DUNIA | 26 Juli 2019

Boris Johnson Rekrut Ekstra 20.000 Petugas Polisi

Perdana Menteri (PM) baru Inggris Boris Johnson akan merekrut ekstra 20.000 petugas polisi selama tiga tahun ke depan. Kebijakan yang diumumkan setelah pertemua

DUNIA | 26 Juli 2019

AS Berlakukan Lagi Hukuman Mati Setelah 16 Tahun

Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan kembali memberlakukan hukuman mati setelah dinon-aktifkan selama 16 tahun atau sejak 2003.

DUNIA | 26 Juli 2019

Ozil dan Kolasinac Nyaris Ditusuk Perampok

Mesut Ozil dan rekan satu timnya di Arsenal, Sead Kolasinac, berhasil lolos tanpa terluka dari upaya perampokan menggunakan pisau di London Utara.

DUNIA | 26 Juli 2019

Galang Pendukung Garis Keras Brexit, Boris Johnson Rombak Kabinet

Perdana Menteri (PM) baru Inggris Boris Johnson melakukan perombakan besar kabinet dengan menggantikannya dengan veteran atau penganut garis keras Brexit.

DUNIA | 25 Juli 2019

Theresa May Sampaikan Pidato Terakhir

Sambil didampingi suaminya, Philip, Theresa May menyampaikan pernyataannya di depan kantor PM Downing Street 10.

DUNIA | 25 Juli 2019

Tampung 100 Peti Kemas Limbah Asal Inggris, Sri Lanka Perintahkan Pengembalian

Bea Cukai Sri Lanka memerintahkan pengembalian ratusan peti kemas bermuatan limbah asal Inggris, Selasa (23/7).

DUNIA | 25 Juli 2019

Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi Wafat pada Usia 92 Tahun

Presiden Tunisia Beni Caid Essebsi telah meninggal dunia pada usia 92 tahun, menurut pernyataan istana kepresidenan Kamis (25/7).

DUNIA | 25 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS