Miris, Gajah Kurus Kering Ini Harus Bekerja Setiap Malam

Miris, Gajah Kurus Kering Ini Harus Bekerja Setiap Malam
Kondisi Memprihatinkan Tikiri, Gajah Betina di Sri Lanka ( Foto: Save Elephant Foundation )
Winda Ayu Larasati / WIN Kamis, 15 Agustus 2019 | 20:01 WIB

Sri Lanka, Beritasatu.com -Warganet hari ini dikejutkan dengan beredarnya foto-foto seekor gajah yang kondisinya memprihatinkan. Akun Facebook Yayasan Penyelamatan Gajah atau Save Elephant Foundation awalnya mengunggah foto-foto tersebut.

Gajah memprihatinkan tersebut bernama Tikiri. Seekor gajah betina yang berusia 70 tahun itu memiliki badan yang kurus kering dan mengeluarkan air mata.

Tikiri merupakan satu dari 60 gajah yang harus bekerja dalam pelayanan Festival Perahera yang digelar hingga larut malam selama sepuluh malam berturut-turut di kuil Buddha, Kota Kandy, Sri Lanka. Di tengah suasana tempat yang bising, meriahnya kembang api dan asap, Tikiri mengenakan kostum meriahnya untuk turut dalam festival tersebut.

"Tikiri jalan berkilo-kilometer setiap malam sehingga orang dapat menikmati festival itu. Tidak ada yang bisa melihat badan kurus dengan tulang yang terlihat atau kondisi yang lemah karena tubuhnya ditutup jubah," kata Lek Chailert pendiri Yayasan Penyelamatan Gajah, Save Elephant Foundation dalam akun Facebook.

Seekor gajah di Sri Lanka mengenakan kostum saat paradeLek Chailert juga menuliskan kondisi gajah betina tersebut saat turut dalam festival yang luar biasa itu.

"Semua orang yang hadir di festival itu terkejut dengan kostum dan festival yang luar biasa itu. Mereka lupa melihat mata Tikiri yang mengeluarkan air mata, empat kaki Tikiri yang sulit berjalan karena terikat rantai dan tubuhnya yang kurus dibalik kostum yang dikenakannya," tambah Lek Chailert.

Dalam unggahan Save Elephant Foundation soal berita tentang Tikiri di akun Facebooknya, telah ditanggapi 156 komentar, 978 like dan telah dibagikan 240.

Unggahan tersebut membuat warganet geram.

Lek Chailert meminta warganet untuk menulis surat kepada pemerintah Sri Lanka agar dapat membantu Tikiri yang berada di kuil Buddha di Kota Kandy.



Sumber: Save Elephant Foundation