Usai Diperiksa Polisi, Zakir Naik Minta Maaf

Usai Diperiksa Polisi, Zakir Naik Minta Maaf
Zakir Naik. ( Foto: SP/Fuska Sani Evani )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 21 Agustus 2019 | 07:40 WIB

Kuala Lumpur, Beritasatu.com- Zakir Naik, ulama India yang kontroversial meminta maaf pada Selasa (20/8) karena membuat komentar buruk tentang ras multi-etnis di Malaysia. Seperti dilaporkan AFP, pernyataan Zakir dilontarkan sehari setelah diinterogasi oleh polisi Malaysia.

Zakir Naik, seorang pengkhotbah televisi radikal yang menyebut serangan 9/11 di Amerika Serikat (AS) sebagai "pekerjaan orang dalam". Dia meninggalkan India pada tahun 2016 dan pindah ke Malaysia yang mayoritas Muslim, dan diberikan izin tinggal permanen.

Di India, Zakir Naik menjadi buronan polisi karena menghasut ekstremisme dan pencucian uang. Tahun lalu, pemerintah New Delhi sudah meminta Malaysia untuk mengekstradisi Zakir Naik. Namun Malaysia menolak permintaan resmi India itu.

Seruan pengusiran Zakir Naik telah menguat setelah dia mengatakan umat Hindu di Malaysia memiliki "100 kali" lebih banyak hak daripada minoritas Muslim India. Dia pun malah menyarankan warga Malaysia etnis Tionghoa harus diusir sebelum dirinya.

Pada Senin (19/8), Zakir Naik diinterogasi oleh polisi Malaysia selama 10 jam. Dia diperiksa atas dugaan melakukan penghinaan yang disengaja yang bertujuan memprovokasi pelanggaran perdamaian.

Pada Selasa (20/8), Naik berdalih para pencelanya telah mengeluarkan pernyataannya di luar konteks dan menambahkan "rekayasa aneh".



Sumber: Suara Pembaruan