Persiapkan Brexit, Inggris Boikot Sebagian Besar Pertemuan UE
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (0)   |   COMPOSITE 5975 (0)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 473 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1245 (0)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (0)   |   IDXENERGY 741 (0)   |   IDXESGL 130 (0)   |   IDXFINANCE 1328 (0)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (0)   |   IDXHIDIV20 418 (0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (0)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 739 (0)   |   IDXPROPERT 876 (0)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (0)   |   IDXTRANS 1040 (0)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (0)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1135 (0)   |   LQ45 890 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (0)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (0)   |   PEFINDO25 295 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Persiapkan Brexit, Inggris Boikot Sebagian Besar Pertemuan UE

Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:21 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

London, Beritasatu.com- Para menteri dan pejabat Inggris akan memboikot sebagian besar pertemuan Uni Eropa (UE) mulai 1 September 2019. Mereka akan menggunakan “jumlah waktu yang luar biasa” untuk berfokus kepada hubungan masa depan dengan UE dan negara-negara lain, termasuk kesepakatan perdagangan.

Para menteri hanya akan menghadiri pertemuan-pertemuan besar yang mencakup kepentingan mendasar seperti keamanan, sedangkan sisanya akan diabaikan. Ini pesan yang jelas untuk menunjukkan keseriusan Inggris keluar dari UE pada akhir Oktober 2019.

“Sejumlah waktu yang luar biasa dan upaya untuk menghadiri pertemuan-pertemuan UE hanya puncak dari gunung es,” kata Menteri Brexit Steve Barclay di London, Selasa (20/8).

Barclay mengatakan para pejabat Inggris sedang menghabiskan waktu berjam-jam untuk mempersiapkan diri, baik membaca dokumen yang dibutuhkan atau melakukan diskusi singkat terkait persiapan Brexit.

“Sejak saat ini kami hanya akan pergi ke pertemuan-pertemuan yang benar-benar penting, mengurangi kehadiran setengah lebih acara dan menghemat ratusan jam,” ujarnya.

“Ini akan memberikan kelonggaran waktu bagi para menteri dan pejabat untuk mempersiapkan keberangkatan kami pada 31 Oktober dan mengambil peluang di depan,” tambah Barclay.

Dengan sisa 72 hari menjelang Brexit, banyak diskusi dalam pertemuan di UE membahas tentang masa depan UE setelah ditinggalkan Inggris. Ini membuat partisipasi Inggris dalam banyak pertemuan di UE menjadi tidak relevan.

Para pejabat Inggris menyatakan persiapan Brexit, kesepakatan perdagangan baru, dan mempromosikan “Inggris Global” sebagai prioritas utama negara itu saat ini. Sumber-sumber pemerintah menyatakan keputusan itu bukan untuk menggagalkan fungsi UE, tapi mencerminkan realitas dari keberangkatan segera Inggris.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemimpin Hong Kong Dorong Dialog dan Peringatkan Risiko Ekonomi Anjlok

Carrie Lam menyatakan perekonomian Hong Kong menghadapi risiko penurunan karena aksi protes berminggu-minggu untuk menentang RUU Ekstradisi

DUNIA | 21 Agustus 2019

Menlu Serahkan Uang Diyat kepada Keluarga Korban Pembunuhan di Arab Saudi

Menlu Retno Marsudi melakukan serah terima dana diyat kepada ahli waris pekerja migran Indonesia yang menjadi korban pembunuhan oleh majikannya di Arab Saudi.

DUNIA | 21 Agustus 2019

Diserang Teroris, Puluhan Tentara Burkina Faso Tewas

Setidaknya 24 tentara tewas dalam serangan besar teroris di satu pangkalan militer di provinsi Soum utara, Burkina Faso.

DUNIA | 21 Agustus 2019

Otoritas Malaysia Tak Pernah Beri Izin Ceramah pada Zakir Naik

Ulama kontroversial Zakir Naik ternyata tidak pernah mendapat izin ceramah di Malaysia.

DUNIA | 21 Agustus 2019

Usai Diperiksa Polisi, Zakir Naik Minta Maaf

Zakir Naik, ulama India yang kontroversial meminta maaf pada Selasa (20/8) karena membuat komentar buruk tentang ras multi-etnis di Malaysia.

DUNIA | 21 Agustus 2019

Gedung Putih Tuduh Tiongkok Lakukan Intimidasi di LCS

Gedung Putih pada Selasa (20/8) menuduh Tiongkok melancarkan "taktik intimidasi" di perairan Laut China Selatan (LCS) yang semakin tegang.

DUNIA | 21 Agustus 2019

Zakir Naik Dilarang Berkhotbah di Seluruh Malaysia

Otoritas Malaysia telah mengeluarkan larangan berkhotbah untuk ulama buronan Zakir Naik di seluruh negara bagiannya.

DUNIA | 21 Agustus 2019

Bom Meledak, Perayaan HUT Kemerdekaan Afghanistan Kacau

Puluhan orang termasuk anak-anak terluka pada Senin (19/8) setelah serangkaian ledakan mengguncang kota Jalalabad di Afghanistan timur.

DUNIA | 21 Agustus 2019

Twitter dan Facebook Hapus Akun Palsu Tiongkok

Twitter dan Facebook telah mengambil langkah-langkah untuk memblokir apa yang kampanye misinformasi yang didukung negara Tiongkok.

DUNIA | 20 Agustus 2019

Kisruh Hong Kong, Bintang Pop Dukung Beijing

Delapan bintang pop dari Tiongkok menyuarakan dukungan mereka untuk Beijing atas kisruh demonstrasi Hong Kong.

DUNIA | 20 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS