WHO: Kematian Ebola di Kongo Bertambah Jadi 1.965 Orang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

WHO: Kematian Ebola di Kongo Bertambah Jadi 1.965 Orang

Minggu, 25 Agustus 2019 | 18:06 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada Jumat (23/8) bahwa jumlah kematian akibat virus Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) telah meningkat menjadi 1.965 orang.

Saat ini, wabah Ebola terus berlanjut pada "intensitas transmisi yang substansial tetapi stabil" selama 10 minggu terakhir.

Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Dr. Mike Ryan mengatakan sejak pertengahan Juni, sekitar 80 kasus baru yang telah dikonfirmasi di Kongo dalam seminggu telah dipantau.

"Kasus selama dua hingga tiga minggu terakhir sudah mulai berkurang. Kami berharap tren ini akan berlanjut," kata Ryan sambil mencatat bahwa WHO memiliki lebih dari 670 staf di garis depan untuk memerangi penyakit ini.

Ryan mengatakan, bagaimanapun, bahwa kekhawatiran wabah Ebola telah memengaruhi kota Mambasa di utara DRC.

“Kami percaya telah membuat kemajuan di beberapa bidang. Kami percaya telah memiliki vaksin dan terapi yang efektif sekarang yang benar-benar dapat mengubah arah wabah ini,” tambahnya.

WHO menyatakan wabah Ebola di DRC adalah yang paling mematikan kedua, dan perlu melakukan intervensi efektif di tingkat masyarakat. Tetapi WHO menghadapi banyak hambatan untuk menekan wabah.

Dua obat baru yang diuji pada pasien Ebola di DRC menunjukkan bahwa lebih dari 90% pasien dapat bertahan hidup jika diobati dalam tiga hari setelah menunjukkan gejala.

Ryan mengatakan data menunjukkan bahwa ekstensi geografis dari virus telah meningkat, sementara intensitas penularan telah berkurang pada waktu itu.

"Jadi, kami menang melawan virus di daerah penularan intens, tetapi masih gagal mencegah perluasan lebih lanjut dari virus ke daerah lain sebelum penyakit ini benar-benar padam. Keamanan tetap dan terus menjadi ancaman utama bagi tim kami, termasuk penerimaan masyarakat," kata Ryan sambil mencatat WHO memiliki vaksin yang sangat efektif.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Banjir di India, 19 Warga Kerala Tewas dan Puluhan Hilang

Sedikitnya 19 orang tewas dalam banjir di India selatan setelah hujan lebat menyebabkan sungai meluap, memutus kota dan desa.

DUNIA | 18 Oktober 2021

2021, Emisi Karbon dari Negara Kaya Meningkat Pesat

Studi baru mengungkap emisi karbon meningkat dengan kuat dan meningkat di 20 negara terkaya di dunia

DUNIA | 18 Oktober 2021

Konflik Dorong 12,8 Juta Rakyat Nigeria Kelaparan

Sedikitnya 12,8 juta rakyat Nigeria menghadapi kelaparan akibat konflik yang berkepanjangan.

DUNIA | 18 Oktober 2021

Brunei Cetak Rekor Tertinggi Kasus Harian Covid-19

Brunei mencatat angka tertinggi kasus harian Covid-19, yakni 504 kasus, pada Minggu (17/10/2021).

DUNIA | 17 Oktober 2021

Kasus Harian Covid-19 Rusia Cetak Rekor

Kasus harian Covid-19 di Rusia mencetak rekor 34.303 pada Minggu (17/10/2021).

DUNIA | 17 Oktober 2021

Kemampuan Rudal Hipersonik Tiongkok Kejutkan AS

uji rudal hipersonik berkemampuan nuklir Tiongkok pada bulan Agustus lalu, telah mengejutkan intelijen Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 17 Oktober 2021

Astronaut Prancis Tangkap Fenomena Aneh di Atas Benua Eropa

Astronaut Prancis Thomas Pesquet baru-baru ini telah menangkap gambar cahaya biru aneh di atas benua Eropa dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.

DUNIA | 17 Oktober 2021


Syuting di Luar Angkasa Usai, Aktris dan Sutradara Rusia Mendarat dengan Selamat di Bumi

Setelah syuting film pertama di luar angkasa, aktris Rusia Yulia Peresild, produser-sutradara Klim Shipenko dan kosmonaut Oleg Novitskiy kembali ke bumi.

DUNIA | 17 Oktober 2021

Covid-19 Rusak Kesehatan Mental Masyarakat, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Kasus bunuh diri meningkat di Thailand karena Covid-19 telah merusak kesehatan mental masyarakat selama hampir dua tahun.

DUNIA | 17 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kasus Covid-19


# Piala Thomas


# Kereta Cepat


# Merah Putih


# Formula E



TERKINI
Banjir di India, 19 Warga Kerala Tewas dan Puluhan Hilang

Banjir di India, 19 Warga Kerala Tewas dan Puluhan Hilang

DUNIA | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings