Korban Berjatuhan, Presiden Trump Bakal Larang Vaping
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Korban Berjatuhan, Presiden Trump Bakal Larang Vaping

Kamis, 12 September 2019 | 05:05 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan niatnya untuk melarang rokok elektronik atau vaping yang dicampur perisa, Rabu (11/9/2019) waktu setempat, di tengah berita banyaknya korban yang jatuh.

“Kita tidak boleh membiarkan orang-orang jatuh sakit, dan kita juga tidak boleh membiarkan anak-anak muda terdampak," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

“Saya sudah mendengarnya, dan bagaimana Ibu Negara ikut terlibat. Dia punya seorang putra, bocah yang tampan dan dia sangat menyayanginya. Kami berdua mendengar soal ini.”

Presiden menyebut bahwa vaping adalah industri yang sangat menguntungkan dan meminta agar para orang tua menjauhkan anak-anak mereka dari rokok elektronik ini.

Baca juga: 5 Korban Tewas, Pemerintah AS Rilis Bahaya Vaping

“Namun banyak orang meninggal karena vaping, jadi kami mencermati masalah ini. Dalam jumpa pers ini orang-orang akan tahu dan menonton apa yang kami katakan, dan para orang tua akan lebih ketat menjaga anak-anak mereka," kata Trump.

“Banyak orang berpikir vaping adalah hal yang hebat. Itu sangat tidak bagus."

Dalam beberapa pekan terakhir, enam orang meninggal dunia di Amerika Serikat diduga akibat penyakit paru yang disebabkan vaping. Selain itu ada ratusan kasus kesehatan yang tengah diselidiki kaitannya dengan vaping.

Ibu Negara Melania Trump juga ikut menyampaikan keprihatinannya atas maraknya penggunaan rokok elektronik di kalangan anak muda.

Menteri Kesehatan Alex Azar dalam pernyataannya mengatakan pihaknya berencana melarang e-cigarettes berperisa, yang sangat diminati kaum remaja. Badan pengawas Obat dan Makanan AS juga akan menerbitkan panduan baru soal ini.

“Pemerintahan Trump menegaskan bahwa kami bertekad membersihkan pasar dari e-cigarettes berperisa yang bisa berdampak pada anak-anak, keluarga, sekolah, dan komunitas," bunyi pernyataan itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Yahoo News


BERITA LAINNYA

Ilmuwan Tiongkok Klaim Covid-19 Muncul di AS Jauh Sebelum Wuhan

Para ilmuwan Tiongkok mengklaim Covid-19 sudah muncul di Amerika Serikat (AS) jauh sebelum muncul di Tiongkok.

DUNIA | 23 September 2021

Produsen Kapal Selam Prancis Tetap Akan Kirim Tagihan ke Australia

Naval Group Prancis menyatakan pada Rabu (22/9/2021) tetap akan mengirim tagihan pesanan kapal selam ke pemerintah Australia dalam beberapa minggu mendatang.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Peringatkan 16 Juta Rakyat Yaman Menuju Kelaparan

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan 16 juta orang rakyat Yaman sedang menuju kelaparan.

DUNIA | 23 September 2021

Setelah Diprotes India, Inggris Setujui Vaksin Covid-19 Covishield

Setelah diprotes India, Inggris mengklarifikasi Covishield versi vaksin AstraZeneca buatan India adalah vaksin yang disetujui

DUNIA | 23 September 2021

Khawatir Lonjakan Kasus Saat Liburan, Korsel Minta Tes Covid-19 Diperbanyak

Korsel memperingatkan orang-orang yang kembali dari liburan untuk melakukan tes Covid-19, sebelum mereka kembali masuk kerja.

DUNIA | 23 September 2021

Tiongkok Temukan Kembali Kasus Flu Burung Varian H5N6 pada Manusia

Tiongkok mendapati lagi satu kasus flu burung varian H5N6 pada seorang warga di Kota Dongguan, Provinsi Guangdong.

DUNIA | 23 September 2021

Facebook Diperintahkan Buka Catatan Akun Terkait Kekerasan Anti-Rohingya

Hakim memerintahkan Facebook untuk merilis catatan akun terkait kekerasan anti-Rohingya di Myanmar yang ditutup raksasa media sosial itu.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Kucurkan Dana untuk Sistem Kesehatan Afghanistan

PBB mengeluarkan dana darurat pada Rabu (22/9/2021) untuk membantu mencegah sistem perawatan kesehatan Afghanistan yang rusak agar tidak runtuh.

DUNIA | 23 September 2021

Indonesia Ajak G-20 Bantu Atasi Krisis Kemanusiaan di Afghanistan

Menlu Retno menegaskan, semua bantuan internasional harus menyasar rakyat Afghanistan yang memerlukan.

DUNIA | 23 September 2021

Jepang Gandakan Bantuan Vaksin Covid-19 ke Negara Lain

Pemerintah Jepang berencana memberikan 60 juta dosis vaksin Covid-19 kepada sejumlah negara lain, kata Perdana Menteri Yoshihide Suga.

DUNIA | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
DKI Anggarkan Rp 1 Triliun untuk Normalisasi Sungai dan Waduk

DKI Anggarkan Rp 1 Triliun untuk Normalisasi Sungai dan Waduk

MEGAPOLITAN | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings