Iran Bantah Serang Kilang Arab Saudi

Iran Bantah Serang Kilang Arab Saudi
Fasilitas minyak Aramco di dekat area al-Khurj, tepat di selatan ibu kota Saudi, Riyadh, tampak pada Minggu (15/9/2019). Arab Saudi memulai kembali operasi di kilang minyak yang dilanda serangan pesawat nirawak yang memangkas produksinya hingga setengahnya. ( Foto: AFP / FAYEZ NURELDINE )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 17 September 2019 | 11:31 WIB

Teheran, Beritasatu.com- Iran menyangkal tuduhan Amerika Serikat (AS) atas serangan pesawat nirawak di kilang minyak Aramco, Arab Saudi. Pada Minggu (15/9), Kementerian Luar Negeri Iran menyebut tuduhan AS tidak berdasar. Menlu Javad Zarif juga menegaskan bahwa "menyalahkan Iran tidak akan mengakhiri bencana" di Yaman.

“Apa yang terjadi di kawasan saat ini, yang juga telah mengkhawatirkan dunia, sebenarnya karena kebijakan salah yang diadopsi oleh AS dan plot-plot yang ditetaskan oleh negara itu,” kata Zarif.

Iran menuduh AS "menipu" setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan Teheran berada di belakang serangan serangan pesawat tak berawak terhadap dua fasilitas minyak Saudi. Pompeo sekaligus menolak klaim para pemberontak Houthi yang didukung Iran bahwa mereka yang telah melakukan serangan.

“Tidak ada bukti serangan datang dari Yaman,” kata Pompeo di Twitter, merujuk pada klaim tanggung jawab Houthi. Tapi dia juga tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung klaimnya.

AS sebelumnya juga menuduh Iran melakukan serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk pada Juni dan Juli, serta pada empat lainnya pada Mei. Namun Teheran menolak tuduhan dalam kedua kasus itu.

“Kami menyerukan semua negara untuk secara terbuka dan tegas mengutuk serangan Iran. AS akan bekerja dengan sekutu-sekutunya untuk memastikan Iran bertanggung jawab atas agresi,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan