Akibat Serangan Turki, Puluhan Ribu Warga Suriah Mengungsi

Akibat Serangan Turki, Puluhan Ribu Warga Suriah Mengungsi
Warga sipil mengungsi dengan barang-barang mereka di tengah pemboman Turki di kota Ras al-Ain di Suriah timur laut di provinsi Hasakeh di sepanjang perbatasan Turki, Rabu (9/10/2019). ( Foto: AFP / Delil SOULEIMAN )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 11 Oktober 2019 | 08:41 WIB

Damaskus, Beritasatu.com- Puluhan ribu orang mengungsi dari rumah mereka di Suriah utara, sejak Kamis (10/10) seiring serangan pasukan Turki terhadap wilayah-wilayah yang dikuasai Kurdi di seberang perbatasan.

Seperti dilaporkan BBC, sejumlah lembaga bantuan khawatir jumlah orang yang mengungsi bisa mencapai ratusan ribu lantaran tentara Turki telah mengepung kota-kota perbatasan Ras al-Ain dan Tal Abyad.

Desakan dari komunitas internasional untuk menghentikan serangan semakin kencang, namun Turki menegaskan serangan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan "zona aman" yang bebas dari milisi Kurdi serta tempat tinggal bagi pengungsi Suriah.

Turki menganggap milisi Kurdi yang tergabung dalam Pasukan Demokratik Suriah (SDF) sebagai "teroris" yang mendukung pemberontakan anti-Turki.

SDF—yang menguasai wilayah-wilayah perbatasan Turki-Suriah timur laut—merupakan sekutu utama Amerika Serikat dalam pertempuran melawan kelompok yang menyebut diri Negara Islam di Irak dan Suriah atau ISIS.

Namun SDF kini menuding Amerika "menikam dari belakang" setelah Presiden Trump memutuskan untuk menarik pasukan AS dari Suriah Utara.

Banyak pihak di AS, termasuk beberapa sekutu Trump di Partai Republik, mengatakan penarikan pasukan sama dengan memberi Turki lampu hijau untuk melancarkan serangan.

Satu kekhawatiran utama komunitas internasional terkait dengan nasib ribuan tersangka tahanan ISIS, termasuk banyak warga negara asing, yang dijaga oleh pasukan pimpinan Kurdi di wilayah tersebut.



Sumber: Suara Pembaruan