Papua Tak Bisa Dipisahkan Dari Indonesia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Papua Tak Bisa Dipisahkan Dari Indonesia

Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:18 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAI

Jakarta, Beritsatu.com - Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri, Damos Dumoli Agusman, mengatakan Papua tak bisa dipisahkan dari Indonesia, karena memiliki keterkaitan historis dan geografi.

Pernyataan itu, disampaikan Damos Dumoli Agusman, saat menjadi pembicara dalam konferensi hukum internasional yang digelar Development of International Law in Asia (DILA), di Jakarta, Selasa (15/10).

Menurut Damos Dumoli Agusman, masalah kedaulatan Indonesia atas Papua dan tuntutan agar Papua lepas dari Indonesia dapat merujuk pada putusan pengadilan internasional atau International Court of Justice (ICJ), terkait pemisahan Kepulauan Chagos dari Mauritius oleh Inggris.

Damos Dumoli Agusmanmenjelaskan, Inggris memisahkan Kepulauan Chagos dari wilayah jajahannya, Mauritius, pada 1965, atau tiga tahun sebelum memberikan kemerdekaan kepada Mauritius pada 1968.

Setelah Mauritius merdeka, Inggris tidak menyerahkan kendali Kepulauan Chagos kepada Mauritius, dan menyebut Chagos sebagai Wilayah Samudera Hindia Inggris (British Indian Ocean Territory/BIOT).

Masalah tersebut kemudian dibawa Mauritius ke ICJ yang berbasis diden Haag, Belanda. Mauritius melalui Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa menanyakan klaim Inggris terhadap Chagos kepada ICJ, yaitu sah atau tidaknya tindakan Inggris untuk memisahkan Chagos dari Mauritius.

Pada Februari 2019, ICJ menyatakan pemisahan Chagos dari Mauritius yang dilakukan Inggris adalah ilegal dan negara itu harus secepatnya mengembalikannya kepada pemilik asalnya, Mauritius.

“Ada keputusan ICJ tahun 2019 mengenai Chagos. Ini ceritanya mirip dengan Papua. Karena di Konferensi Meja Bundar Tahun 1949, Belanda memisahkan Papua Barat (dulu Irian bagian barat, Red) dari Indonesia. Sama seperti Inggris yang memisahkan Chagos dari Mauritius, tapi ICJ memutuskan pemisahan Chagos dari Mauritius tidak sah, tidak boleh (dilakukan, red),” kata Damos Dumoli Agusman.

Menurut Damos, putusan ICJ bisa menjadi rujukan bahwa Papua tidak boleh dipisahkan dari wilayah Indonesia sesuai prinsip hukum internasional. Pasalnya, Papua menjadi bagian dari Hindia Belanda, wilayahjajahan Belanda, yang kemudian diserahkan kepada Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 2019.

“Itu yang bisa kita katakan kepada dunia, bahkan ICJ mendukung posisi kita,” ujar Damos Dumoli Agusman.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

PM Malaysia Khawatir AUKUS Akan Jadi Katalis Perlombaan Senjata Nuklir

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memperingatkan kesepakatan AUKUS untuk menyediakan Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir dapat memicu perlombaan senjata

DUNIA | 18 September 2021

Taliban Ganti Kementerian Wanita Jadi Kementerian Pembinaan

Pemerintah Taliban di Afghanistan mengganti kementerian wanita menjadi kementerian pembinaan.

DUNIA | 18 September 2021

Kebun Sayur di Atas Taksi, Marak di Bangkok

Kebun sayur baru marak bermunculan di tempat parkir Bangkok, Thailand.

DUNIA | 18 September 2021

Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

Pandemi Covid-19 memperburuk pelayanan kesehatan di Kenya ketika para nakes yang dibebani oleh tantangan krisis, berhenti mencari tempat kerja yang lebih baik

DUNIA | 18 September 2021

Januari 2022, Forum Ekonomi Dunia Akan Digelar di Davos

Forum Ekonomi Dunia (WEF) mengumumkan pada Kamis (16/9/2021) akan mengumpulkan elit politik dan bisnis global di Davos, Swiss Januari mendatang.

DUNIA | 18 September 2021

Kematian Terkait Pekerjaan Hampir Mencapai Dua Juta Orang Per Tahun

Hampir 2 juta orang meninggal karena penyebab yang berhubungan dengan pekerjaan setiap tahun.

DUNIA | 18 September 2021

Polisi Singapura dan Malaysia Bongkar Sindikat Love Scam

Kepolisian Singapura dan Malaysia bersama-sama melumpuhkan sindikat penipuan cinta internet (love scam) yang diyakini mengakibatkan kerugian lebih dari S$100.000 atau Rp 1,05 miliar.

DUNIA | 18 September 2021

Perubahan Iklim Akan Perburuk Krisis di Afghanistan

Bagi jutaan rakyat Afghanistan, perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia hanya memperbesar perselisihan dan krisis.

DUNIA | 18 September 2021

Korsel Setujui Pengobatan Celltrion untuk Pasien Covid-19

Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (17/9/2021) menyetujui pengobatan antibodi Covid-19 dari produsen obat Celltrions.

DUNIA | 18 September 2021

Panel Ahli AS Rekomendasikan Vaksin Penguat untuk Warga Usia 655 Tahun ke Atas

Panel penasihat Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS merekomendasikan vaksin penguat Covid-19 untuk orang Amerika berusia 65 tahun ke atas

DUNIA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Krisis Chip, GM Pangkas Pengiriman 200.000 Kendaraan di Semester II

Krisis Chip, GM Pangkas Pengiriman 200.000 Kendaraan di Semester II

OTOMOTIF | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings