Dibongkar, Jaringan Pedofil di 38 Negara
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dibongkar, Jaringan Pedofil di 38 Negara

Kamis, 17 Oktober 2019 | 20:10 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Sejumlah 338 orang telah ditangkap setelah jaringan sindikat pedofil internasional dibongkar di 38 negara. Pada Rabu (16/10), aparat penegak hukum menyatakan telah membongkar jaringan pedofil yang mengelola pasar pornografi anak di internet yang terbesar.

Sindikat ini dilaporkan memiliki satu situs yang mengelola lebih dari 200.000 video yang secara kolektif dan telah diunduh lebih dari satu juta kali. Aparat penegak hukum mengatakan situs pornografi anak itu berbasis di Korea Selatan (Korsel) yang menjual produknya dengan uang digital.

Pejabat dari Amerika Serikat (AS), Inggris dan Korea Selatan menggambarkan jaringan itu sebagai salah satu operasi pornografi anak terbesar yang ditemukan hingga saat ini.

Badan Kejahatan Nasional Inggris menyatakan penangkapan telah dilakukan di Inggris, Irlandia, Amerika, Korea Selatan, Jerman, Spanyol, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Republik Ceko, dan Kanada.

Situs tersebut, yang bernama Welcome to Video, dijalankan dari Korea Selatan dan memiliki hampir delapan terabyte konten yang melibatkan pelecehan anak. Jumlah delapan terabyte cukup untuk menyimpan ratusan atau bahkan ribuan jam rekaman video.

Jaksa mengatakan situs tersebut telah menawarkan video aksi seks yang melibatkan anak-anak, bayi dan balita - dan secara khusus meminta pengguna untuk tidak mengunggah video yang menampilkan pornografi khusus orang dewasa.

Situs Welcome To Video mengandalkan transaksi bitcoin untuk menjual akses ke 250.000 video yang menggambarkan pelecehan seksual anak. Menurut pihak berwenang, video yang dijual termasuk rekaman anak-anak yang sangat muda yang diperkosa. Laman unggahan situs secara khusus bahkan menyatakan, "Jangan unggah pornografi orang dewasa."

“Situs Darknet yang mendapat keuntungan dari eksploitasi seksual anak-anak adalah salah satu bentuk perilaku kriminal yang paling keji dan tercela,” kata Asisten Jaksa Agung A. Brian A Benczkowski.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 

BERITA LAINNYA

Bertemu di PBB, Menlu Indonesia-Turki Bahas Isu Afghanistan dan Myanmar

Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu membahas isu Afghanistan dan Myanmar dalam pertemuan bilateral.

DUNIA | 21 September 2021

AS Siap Hapus Larangan Perjalanan, WNA Wajib Tunjukkan Bukti Vaksinasi

Pemerintah Presiden Joe Biden pada Senin (20/9/2021) mengumumkan, akan menghapus larangan perjalanan terkait Covid-19 mulai November.

DUNIA | 21 September 2021

Bertemu Menteri Iran di PBB, Negara Besar Akan Hidupkan Lagi Pakta Nuklir

Para menteri dari Inggris, Tiongkok, Prancis, Jerman serta Rusia akan menemui menteri Iran di PBB akhir pekan ini.

DUNIA | 21 September 2021

Filipina Siap Buka Sekolah untuk Pertama Kalinya

Filipina akan membuka kembali hingga 120 sekolah untuk kelas tatap muka terbatas, untuk pertama kalinya sejak awal pandemi Covid-19.

DUNIA | 21 September 2021

Soal Deklarasi Perang Melawan Junta Myanmar, Suu Kyi Pilih Tak Berkomentar

Aung San Suu Kyi tidak mau berkomentar atas deklarasi perang melawan junta militer oleh pemerintah bayangan.

DUNIA | 21 September 2021

Fiji Akan Buka Kembali Perbatasan, Sambil Perangi Pandemi Covid-19

Fiji berencana untuk membuka kembali bagi pariwisata mancanegara pada November.

DUNIA | 20 September 2021

Bencana Iklim Paksa 100.000 Warga Burundi Mengungsi

Bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim telah memaksa lebih dari 100.000 orang meninggalkan rumah mereka di Burundi dalam beberapa tahun terakhir.

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Minta Bantuan Asing untuk Atasi Pengungsi Afghanistan

Seorang pemimpin Taliban meminta tindakan dan bantuan dari masyarakat internasional, termasuk lembaga donor, untuk mengatasi pengungsi Afghanistan

DUNIA | 20 September 2021

Kebakaran Hutan California Ancam 2.000 Pohon Raksasa Sequoia

Kebakaran hutan di California, Amerika Serikat (AS) mengancam sekitar 2.000 pohon raksasa Sequoia.

DUNIA | 20 September 2021

Presiden Uganda Sambut Inisiatif Kerja Sama Bilateral

Presiden Uganda Yoweri Museveni menyambut anusias insiatif kerja sama bilateral.

DUNIA | 20 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Pemprov DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Cukup untuk Penuhi Target

Pemprov DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Cukup untuk Penuhi Target

MEGAPOLITAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings