Berkat Damai untuk Bangsa Indonesia dari Paus Fransiskus
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jelang Pelantikan Presiden

Berkat Damai untuk Bangsa Indonesia dari Paus Fransiskus

Jumat, 18 Oktober 2019 | 09:56 WIB
Oleh : Asni Ovier / RSAT

Vatikan, Beritasatu.com – Jelang pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin pada 20 Desember 2019, bangsa Indonesia mendapat berkat damai dari pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus secara khusus memberikan berkatnya untuk Bangsa Indonesia dan berharap Indonesia hidup dalam damai. Berkat itu menjadi nyata ketika Paus Fransiskus berkenan menandatangani kertas yang bertuliskan Pace Per Il Popolo Indonesiano – La Mia Benedizione, Papa Francesco (Damai untuk Bangsa Indonesia – Berkatku, Papa Fransiskus), pada Rabu (16/10/2019).

Tulisan berisi berkat itu dimintakan Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) AM Putut Prabantoro dan Gora Kunjana, wartawan Investor Daily kepada Paus Fransiskus dalam tradisi audiensi umum yang jatuh setiap hari Rabu.

Bagi Putut Prabantoro, alumnus Lemhannas RI – PPSA XXI, peristiwa itu merupakan perjumpaan kedua dengan Paus Fransiskus menyusul pertemuannya yang pertama pada 28 Oktober 2015. Kepada Paus diberikan batik dari Indonesia yang merupakan titipan dari Ketua Forkoma PMKRI, Hermawi Taslim. Dalam audiensi itu, baik Putut Prabantoro dan Gora Kunjana mengenakan busana adat Yogyakarta.

Menurut Putut Prabantoro, gagasan untuk meminta berkat bagi Bangsa Indonesia dari Paus Fransiskus sudah ada sejak keberangkatan dari Indonesia. Meskipun kesempatan untuk bertemu Paus dalam audiesi umum yang dihadiri ratusan ribu orang sangatlah kecil kemungkinannya. Gagasan untuk memohon berkat itu tetap dilakukan dengan menuliskannya pada kertas tebal.

Oleh karena itu, pada malam sebelumnya, bersama suster Matilda INSC, suster Maria Matrona Ola INSC, dan Pastor Suherman Pr dari Keuskupan Tanjung Karang, yang ketiganya sedang studi di Roma, Italia, draft berkat dari Paus itu ditulis. Akhirnya, suster Matrona Ola diminta untuk menuliskan draft berkat yang sudah disepakati.

Dalam audiensi umum yang dihadiri ratusan ribu orang, setiap peziarah selalu berharap dapat menyentuh atau bersalaman dengan Paus. Namun tidak ada seorangpun yang bisa memperkirakan apakah harapan untuk menyentuh atau bersalaman dengan Paus dapat terwujud.

“Biasanya yang akan dihampirii oleh Paus adalah anak-anak kecil ketika berkeliling di tengah-tengah peziarah dengan mobil kehormatannya. Bahkan ketidakpastian ini juga dialami oleh para peziarah yang mendapat tempat khusus di sekitar podium,” ujar Putut Prabantoro yang juga Ketua Presidium Bidang Komunikasi Politik ISKA (Ikatan Sarjana Katolik Indonesia).

Sejak subuh, Putut Prabantoro dan Gora Kunjana hadir di luar lapangan St. Petrus karena akses berkontrol baru dibuka pada pukul 08.00. Karena berada pada urutan pertama, keduanya mempunyai kesempatan memilih tempat yang dianggap paling strategis untuk mendapat perhatian Paus. Tempat yang dipilih keduanya adalah posisi kursi paling depan yang berhadapan langsung dengan tribun Paus.

Meski demikian keduanya menyadari bahwa dapat bersalaman dengan Paus adalah persoalan mukjizat mengingat tak seorang pun bisa “menyetir” Paus kepada siapa harus disalami. Pengecualian terjadi bagi mereka yang memang sudah direncanakan untuk disalami, dan berada di tempat yang khusus.

Selain itu, meskipun mendapat kesempatan memilih tempat yang dianggap paling strategis, keduanya tetap harus dituntut bersabar dan menahan lapar, menunggu kehadiran Paus beberapa jam ke depan. Mereka mengaku tidak berbekal apa-apa namun disadari itu merupakan risiko yang harus diambil untuk bersama-sama dengan ratusan ribu peziarah lain mengharap terjadinya mukjizat dapat bersalaman dengan Paus.

Busana Jawa
"Kami Mengenakan busana adat Jawa merupakan salah satu bentuk upaya mengambil perhatian Paus. Tadinya kami ingin membatalkan untuk mengenakan karena malam hari sebelumnya hujan deras mengguyur kota Roma. Namun karena sudah kepalang tanggung, akhirnya tetap mengenakan busana adat Jawa. Jika nanti ada perubahan cuaca dan hujan datang, ya risiko harus ditanggung. Saya kira mengenakan busana tradisional dalam audiensi bukan ide yang salah. Namun demikian, tetap saja itu tidak menjamin bahwa Paus akan menengok ke kita. Semua serba tidak pasti, para peziarah tetap bahagia sekalipun tidak bersalaman dengan Paus. Tapi yang kami alami adalah suatu mukjizat, Paus menengok kepada kami, Paus menghampiri dan kami bersalaman agak lama, dan bahkan menandatangani kertas yang dibawa oleh mas Putut Prabantoro,” ujar Gora Kunjana.

Seperti biasanya, Paus ke luar dengan mengenakan mobil kebesarannya dan jalur pertama adalah lewat di depan para peziarah yang duduk paling depan termasuk Putut Prabantoro dan Gora Kunjana. Kehadiran Paus di publik langsung disambut dengan tepuk tangan dan teriakan “Papa Francesco” dari para peziarah.

Tanpa mau meninggalkan momentum itu, Putut dan Gora juga meneriakkan kata “Papa Francesco” yang melewati para peziarah yang duduk di bangku depan namun berbatas pagar kayu. Tiba-tiba Paus menengok kepada keduanya agak lama, demikian kisahnya, dan seakan memberi tanda.

"Paus mengenal kalian sepertinya. Itu tangannya menunjukkan sesuatu dan matanya terus kepada kalian,” ujar Rosa, peziarah dari Italia, yang duduk di sebelah Putut Prabantoro.

Paus terus berkeliling dan teriakan “Papa Francesco” dari ratusan ribu peziarah tidak surut. Mereka yang di duduk di baris paling depan tidak tahu apa yang sedang terjadi di bagian belakang. Dan ketika kendaraan kebesaran berhenti di depan tribun setelah berkeliling, tiba-tiba Paus turun dan menghampiri kami. Tepat seperti yang dikatakan oleh Rosa dari Italia. Sungguh kami merasa memang menjadi perhatian Paus.

"Tanpa menyia-nyiakan waktu, Putut Prabantoro mengeluarkan kertas yang harus ditandatangani Paus dan saya memberikan hadiah batik. Ketika Paus disodori kertas, beliau membaca sesaat dan kemudian menandatanganinya dengan spidol hijau yang telah disiapkan. Dan... Paus memberkati bangsa Indonesia dan berharap bangsa Indonesia damai,” cerita Gora Kunjana, yang mengaku bersama Putut Prabantoro berteriak bahagia setelah Paus menandatangani Berkat Damai untuk Bangsa Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Laos Perpanjang Karantina Nasional hingga 30 September

Pemerintah Laos telah memperpanjang karantina nasional saat ini selama 15 hari lagi untuk menahan penyebaran Covid-19 hingga 30 September.

DUNIA | 17 September 2021

Pemimpin ISIS Afrika Tewas, Prancis Klaim Kemenangan Besar

Pemimpin kelompok ISIS wilayah Afrika, Adnan Abu Walid al-Sahrawi tewas dalam serangan drone di Mali selatan.

DUNIA | 17 September 2021

Prancis Tangguhkan Gaji 3.000 Petugas Nakes yang Tolak Vaksinasi Covid-19

Prancis telah menangguhkan 3.000 petugas kesehatan tanpa bayaran gaji karena menolak vaksin Covid-19.

DUNIA | 17 September 2021

Libia Buka Kembali Perbatasan dengan Tunisia

Pemerintah Libia mengumumkan pembukaan kembali perbatasannya dengan negara tetangga Tunisia, terkait pandemi Covid-19.

DUNIA | 17 September 2021

Taliban Serahkan Uang Rp 123 Miliar dan Emas ke Bank Sentral Afghanistan

Kelompok milisi Taliban menyerahkan uang kontan US$ 12,3 juta (Rp 123 miliar) dan emas sitaan kepada bank sentral Da Afghanistan (DAB)

DUNIA | 17 September 2021

Buntut Evakuasi di Kabul, Menlu Belanda Mengundurkan Diri

Menteri Luar Negeri Belanda, Sigrid Kaag, telah mengundurkan diri dari jabatannya.

DUNIA | 17 September 2021

UE Janjikan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

Uni Eropa (UE) akan menyumbangkan lagi 200 juta dosis vaksin Covid-19 ke Afrika dan negara-negara miskin berpenghasilan rendah.

DUNIA | 17 September 2021

Krisis Kemanusiaan Mengancam, IMF Isyaratkan Bantuan ke Afghanistan

IMF pada Kamis (16/9/2021) menyerukan komunitas internasional harus mengambil tindakan segera untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan.

DUNIA | 16 September 2021

AS Umumkan Aliansi Baru dengan Australia dan Inggris untuk Perkuat Militer

AS mengumumkan aliansi baru dengan Australia dan Inggris untuk memperkuat kemampuan militer dalam menghadapi Tiongkok yang sedang bangkit.

DUNIA | 16 September 2021

Survei Perubahan Iklim Asia Tenggara, Responden Indonesia Sebut Banjir Ancaman Paling Serius

Hasil survei memperlihatkan responden dari Indonesia meyakini, banjir merupakan ancaman paling serius dari perubahan iklim.

DUNIA | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Gandeng UMKM, Utomo SolaRUV Ajak Konsumen Gunakan PLTS Ber-SNI

Gandeng UMKM, Utomo SolaRUV Ajak Konsumen Gunakan PLTS Ber-SNI

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings