Malaysia Akan Larang Penjualan Rokok Elektrik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Malaysia Akan Larang Penjualan Rokok Elektrik

Jumat, 18 Oktober 2019 | 15:42 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAI

Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Malaysia akan mengeluarkan peraturan yang melarang penjualan dan penggunaan rokok elektrik.

Peraturan yang sudah mencapai tahap finalisasi itu, juga melarang promosi dan iklan seluruh produk rokok, termasuk rokok elektrik dan vaporizer.

Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad, mengatakan larangan penggunaan rokok elektrik tersebut, didasarkan pada kajian yang menunjukkan meningkatnya kematian di Amerika Serikat (AS) terkait rokok elektrik dan vaping.

Pekan lalu, otoritas AS melaporkan 29 kematian dan 1.299 kasus penyakit pernafasan terkait dengan penggunaan rokok elektrik dan vaporizer. Terkait dengan itu, Kementerian Kesehatan Malaysia telah membentuk satu komite untuk menyelidiki persoalan penggunaan rokok elektrik dan dampaknya.

Dzulkefly Ahmad mengungkapkan, untuk tahap awal, peraturan yang akan segera dikeluarkan Kementerian Kesehatan Malaysia melarang penggunaan seluruh produk rokok, termasuk rokok elektrik dan vaporizer, bagi anak-anak di bawah umur serta melarang promosi dan iklannya.

Namun jika hasil kajian dari komite tersebut menunjukkan dampak negatif penggunaan rokok elektrik seperti yang ditemukan di AS, maka Kementerian Kesehatan Malaysia kemungkinan akan memutuskan untuk memberlakukan larangan total penjualan rokok elektrik dan vape, tanpa batasan usia.

“Studi terperinci dibutuhkan untuk meninjau perlunya pemberlakuan larangan total penjualan rokok elektrik dan vape,” kata Dzulkefly Ahmad, di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (17/10/2019).

Saat ini, lanjutnya, penggunaan produk-produk tembakau di Malaysia sudah diatur berdasarkan Undang-undang (UU) Pangan, sedangkan cairan vaporiser yang mengandung nikotin sudah dilarang sejak 2015.

Namun, tidak ada peraturan khusus untuk penjualan dan penggunaan vaporizer non-nikotin dan rokok elektrik. Industri vaping dunia, yang mengalami pertumbuhan pesat, telah menghadapi peningkatan reaksi publik karena maraknya penggunaan di kalangan anak-anak muda.

Kalangan Pelajar

Vaping saat ini justru mewabah di kalangan pelajar menengah dan atas, namun tidak ada peningkatan di kalangan dewasa di AS jika dibandingkan antara 2014 dan 2018. Vaping menggunakan cairan yang dipanaskan sampai menjadi uap lalu dihirup oleh penggunanya.

Angka penggunaan vaping telah menurun dari 2014 ke 2017, sebelum kenaikan yang sebagian besar disumbangkan oleh anak-anak muda berusia 18-24 tahun. Pada kelompok umur tersebut, prevalensi penggunaan rokok elektrik naik dari 5,2% pada 2017 dan 7,6% pada 2018.

“Kami menemukan bahwa penurunan penggunaan rokok elektrik saat ini diantara orang-orang dewasa berlanjut dari 2014 ke 2017, tapi terbalik antara 2017 dan 2018,” kata para peneliti dalam artikel yang dipublikasikan dalam jurnal Pengobatan Internal, JAMA.

“Peningkatan signifikan antara 2017 dan 2018 terjadi diantara orang-orang dewasa muda, tapi peningkatan semacam itu terjadi di usia paruh baya atau lebih tua,” tambah pernyataan itu.

Peningkatan prevalensi vaping dari 2017-2018 juga diamati diantara laki-laki, individu yang diidentifikasi sebagai orang Asia non-Hispanik, mereka dengan pendapatan keluarga setidaknya empat kali lebih tinggi daripada tingkat kemiskinan, dan bekas perokok tembakau.

Data berasal dari survei tahunan, yaitu Survei Wawancara Kesehatan Nasional, yang dilakukan oleh Pusat Statistik Kesehatan, yang merupakan bagian dari Pusat AS untuk Kontrol Penyakit dan Pencegahan.

Pada September 2019, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS mengungkapkan 27,5% pelajar sekolah atas saat ini menjadi pengguna rokok elektrik pada 2019.

Angka itu naik dari 20,8% pada 2018 dan 11,7% pada 2017. Survei terpisah yang hasilnya dikeluarkan bulan lalu juga menunjukkan anak-anak tingkat 8, 10, dan 12 yang menggunakan rokok elektrik meningkat dua kali lipat dari tahun 2017 ke 2019.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Makalah Peneliti Tiongkok Sebut Covid-19 Menyebar di AS sejak September 2019

Virus penyebab Covid-19 itu diperkirakan menyebar secara diam-diam di AS pada awal September 2019, demikian makalah yang dikembangkan CAS.

DUNIA | 24 September 2021

DPR AS Setujui Anggaran Bantuan US$ 1 Miliar untuk “Iron Dome” Israel

DPR AS pada Kamis (23/9/2021) menyetujui anggaran bantuan US$ 1 miliar (sekitar Rp14,2 triliun) untuk sistem pertahanan rudal Israel Iron Dome.

DUNIA | 24 September 2021

CDC AS Rekomendasi Vaksin Booster Pfizer Bukan untuk Tenaga Kesehatan

panel itu menolak merekomendasikan booster bagi dewasa muda, termasuk tenaga kesehatan yang bekerja di tempat dengan risiko tinggi terkena Covid-19.

DUNIA | 24 September 2021

Singapura Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi Sejak Pandemi Dimulai

Singapura melaporkan 1.504 kasus baru Covid-19 pada Kamis (23/9/2021), tertinggi sejak pandemi dimulai awal tahun lalu.

DUNIA | 24 September 2021


Setengah Populasinya Divaksin Covid-19, Panama Menuju Kekebalan Kelompok

Panama beberapa pekan ke depan mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) terhadap Covid-19 setelah memvaksinasi lebih dari setengah populasinya.

DUNIA | 24 September 2021

AS dan Inggris Sambut Janji Tiongkok untuk Akhiri Pendanaan Batu Bara

Amerika Serikat (AS) dan Inggris menyambut baik janji Tiongkok untuk mengakhiri pendanaan untuk proyek-proyek batu bara di luar negeri.

DUNIA | 23 September 2021

Aljazair Tutup Wilayah Udara untuk Semua Pesawat Maroko

Aljazair menutup wilayah udara untuk semua pesawat Maroko, sipil dan militer.

DUNIA | 23 September 2021

Sempat Promosikan Air Berkat, Dukun Kondang Sri Lanka Meninggal Akibat Covid

Eliyantha White, seorang dukun terkenal yang mencoba mengakhiri wabah Covid-19 di Sri Lanka dengan air yang “diberkati” telah meninggal karena virus tersebut

DUNIA | 23 September 2021

Peringati Hari Badak Sedunia, 2.500 Cula Dimusnahkan

Hampir 2.500 cula badak langka telah dihancurkan dalam upacara pertama dari jenisnya di timur laut India,

DUNIA | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Menkominfo Optimistis PON Papua Akan Sukses

Menkominfo Optimistis PON Papua Akan Sukses

OLAHRAGA | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings