Menang Bukan Mayoritas, Pemerintah PM Trudeau Masih Lemah

Menang Bukan Mayoritas, Pemerintah PM Trudeau Masih Lemah
Perdana Menteri Justin Trudeau merayakan kemenangannya dengan para pendukungnya di Palais des Congres di Montreal saat acara malam pemilihan Tim Justin Trudeau 2019 di Montreal, Kanada, Senin (21/10/2019). ( Foto: AFP / Sebastien ST-JEAN )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 23 Oktober 2019 | 12:16 WIB

Ottawa, Beritasatu.com- Perdana Menteri Justin Trudeau mulai membentuk pemerintahan baru meskipun hanya mendapatkan dukungan dari partai-partai kecil pada Selasa (22/10). Dia membentuk pemerintahan setelah memenangkan pemilihan umum tetapi gagal memenuhi mayoritas.

Menurut hasil resmi, Partai Liberal Trudeau merebut  157 kursi di 338 anggota parlemen. Jumlah itu turun dari mayoritas yakni 184 dalam pemungutan suara terakhir (dan dari 177 pada pembubaran parlemen).

Seperti dilaporkan VoA, Trudeau memenangi masa jabatan kedua dalam pemilu Kanada. Jumlah pemilih di tempat-tempat pemungutan suara yang jauh lebih besar daripada perkiraan menunjukkan Trudeau mendapat "mandat yang jelas" meskipun Parlemen dan negara semakin terpecah.

Partai Justin Trudeau, Liberal, meraih kursi terbanyak di Parlemen tetapi tidak meraih mayoritas dalam pemungutan suara hari Senin. Itu berarti, partai itu harus bergantung pada partai oposisi untuk mengesahkan undang-undang.

Pidato pagi perdana menteri kepada pendukungnya disampaikan ketika saingannya dari Konservatif, Andrew Scheer, baru saja mulai berbicara kepada pendukungnya sendiri, memaksa jaringan TV untuk meninggalkan Scheer.

Tetapi perdana menteri menyampaikan nota pendamaian: "Bagi mereka yang tidak memilih kami, ketahuilah bahwa kami akan bekerja setiap hari untuk kalian, kami akan memerintah bagi semua orang."

Senin malam Trudeau menerima ucapan selamat dari Presiden AS Donald Trump dan pada hari Selasa dari Presiden Dewan Eropa Donald Tusk.

"Dari pantai ke pantai ke pantai, malam ini orang Kanada menolak perpecahan dan kenegatifan. Dan mereka menolak pemotongan dan penghematan dan memberikan suara mendukung agenda progresif dan tindakan kuat pada perubahan iklim," kata Trudeau dalam pidato kemenangannya.



Sumber: Suara Pembaruan