Militer AS: Jenazah Abu Bakar al-Baghdadi Dibuang

Militer AS: Jenazah Abu Bakar al-Baghdadi Dibuang
Ketua kelompok ISIS Al-Baghdadi yang sulit ditangkap telah muncul untuk pertama kalinya dalam lima tahun di sebuah video propaganda yang dirilis pada 29 April oleh organisasi jihadis. (Foto: AFP)
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 30 Oktober 2019 | 06:18 WIB

Washington, Beritasatu.com- Jenazah pemimpin kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakar al-Baghdadi, telah dibuang. Seperti dilaporkan BBC, Selasa (29/10), jenazah dibuang setelah militer Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi penyerbuan di Suriah.

Ketua Gabungan Kepala Staf Angkatan Bersenjata AS, Jenderal Mark Milley, mengemukakan hal tersebut seraya menambahkan tidak ada rencana berbagi tayangan saat dia tewas.

"Jenazah Baghdadi dibawa ke fasilitas yang aman untuk mengonfirmasi identitasnya melalui uji forensik DNA dan pembuangan jenazahnya sudah dilakukan dan rampung serta ditangani dengan layak," kata Jenderal Milley kepada wartawan.

Disebutkan Jenderal Milley, foto-foto dan sejumlah video operasi penyerbuan tersebut sedang melalui "proses deklasifikasi".

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan beberapa rekaman saat penyerbuan dilakukan mungkin akan dirilis ke publik. Rekaman itu, menurut Trump, seperti "menonton film".

"Ya, kami mungkin mengambil beberapa bagian dan merilisnya," kata Trump.

Baghdadi bunuh diri dengan cara memicu sabuk berisi bahan peledak setelah kabur melewati terowongan selagi dikejar anjing-anjing dari kesatuan militer AS, papar Trump pada Minggu (27/10).

Departemen Pertahanan AS mengatakan tidak ada personel militer AS yang tewas dalam operasi penyerbuan, namun salah satu anjing yang mengejar Baghdadi mengalami cedera serius.

Jenderal Milley menegaskan nama anjing tersebut dirahasiakan.

Menanggapi pernyataan Trump bahwa Baghdadi "merintih, menangis, dan menjerit" menjelang ajalnya, Jenderal Milley mengaku dirinya tidak paham dari mana informasi tersebut berasal.

"Saya berasumsi itu didapat dari berbicara langsung dengan anggota unit," ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan