Trump Sebut Uni Eropa Lebih Parah dari Tiongkok
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Praktik Perdagagan "Curang"

Trump Sebut Uni Eropa Lebih Parah dari Tiongkok

Rabu, 13 November 2019 | 15:52 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyebut Uni Eropa lebih parah dari Tiongkok dalam menerapkan praktik perdagangan yang tidak adil atau "curang".

Menurut Donald Trump, bukan hanya Tiongkok yang mengambil keuntungan besar dari AS melalui praktik perdagangan yang "curang", antara lain melalui penerapan tarif impor yang mahal.

Uni Eropa, lanjut Donald Trump, juga melakukan hal yang sama, bahkan hambatan perdagangan yang diberlakukan Uni Eropa terhadap AS jauh lebih parah dibandingkan Tiongkok.

"Banyak negara membebankan tarif luar biasa tinggi kepada kami atau menciptakan hambatan perdagangan yang mustahil. Dan aku akan jujur, Uni Eropa, sangat, sangat sulit. Hambatan yang mereka terapkan (untuk AS, Red) sangat mengerikan, dalam banyak hal justru lebih buruk daripada Tiongkok," kata Donald Trump, di Washington, Selasa (12/11/2019).

Donald Trump kembali menyerang Tiongkok soal perdagangan dengan menyebut negeri tirai bambu itu bertindak “curang”. Trump bahkan mengindikasikan akan mempertimbangkan kembali rencana untuk menghapus kenaikan tarif.

“Sejak masuknya Tiongkok ke Organisasi Perdagangan Dunia pada 2001, tidak ada negara yang memanipulasi atau memanfaatkan Amerika lebih baik dan lebih banyak daripada Tiongkok. Aku sebenarnya tidak ingin bilang itu 'curang', tapi tidak ada kata yang lebih baik dari itu untuk ditujukan kepada Tiongkok,” kata Donald Trump.

Pernyataan Trump tersebut sangat megejutkan dan menjadi pukulan bagi keyakinan pelaku pasar terkait kesepakatan perdagangan “tahap 1” antara AS dan Tiongkok untuk mengakhiri perang dagang yang telah mengguncang ekonomi global.

Padahal, Trump dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, diharapkan akan menandatangani kesepakatan perdagangan “tahap 1” tersebut, saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (AEPC) pada 16-18 November mendatang.

Sumber Gedung Putih mengungkapkan, Trump kesal karena poin-poin potensial yang diharapkan dapat dicapai dalam perundingan antarpejabat tinggi kedua negara untuk merampungkan kesepakatan perdagangan “tahap 1”, nampaknya belum jelas.

AS telah setuju membatalkan kenaikan tarif terhadap produk Tiongkok yang seharusnya berlaku pada 15 Oktober 2019. Sebagai imbalannya, Tiongkok menjanjikan akan membeli produk pertanian AS dengan nilai fantastis.

Namun Tiongkok juga meminta AS untuk membatalkan rencana kenaikan tarif pada Desember 2019. AS menuntut Tiiongkok untuk lebih terbuka dan tidak melakukan manipulasi atau mencuri kekayaan intelektual perusahaan AS yang berinvestasi di Tiongkok.

Tak hanya menyerang Tiongkok, Trump juga menyalahkan pemerintah AS sebelumnya, yang dianggapnya tak becus menegosiasikan kesepakatan perdagangan, sehingga memungkinkan Tiongkok memanipulasi perjanjian yang merugikan pekerja dan industri AS, terutama di sektor manufaktur.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indonesia Tak Ingin ASEAN Terjepit Negara “Superpower”

Pemerintah Indonesia mengajukan konsep Indo-Pasifik karena tidak ingin ASEAN terjepit oleh negara-negara “Superpower”.

DUNIA | 13 November 2019

Demokrasi Liberal Berpeluang Suburkan Islam Radikal

Demokrasi liberal yang memungkinkan kebebasan tanpa batas, berpeluang menyuburkan penyebaran ideologi Islam radikal.

DUNIA | 13 November 2019

Jeanine Anez Deklarasi Jadi Presiden Bolivia

Wakil Ketua Senat Bolivia, Jeanine Anez, Selasa (12/11/2019), mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara Bolivia menggantikan Evo Morales.

DUNIA | 13 November 2019

Trump Sebut Tiongkok Curang

" Saya tidak mau menggunakan kata 'curang', tapi tidak ada yang lebih curang daripada Tiongkok," kata Trump.

DUNIA | 13 November 2019

Tercemar Darah Babi, Sungai di Korsel Berubah Merah

Imjin, satu sungai di dekat perbatasan antar-Korea telah memerah setelah tercemar darah dari bangkai babi.

DUNIA | 13 November 2019

Keamanan Maskapai Malaysia Gagal Penuhi Standar FAA

Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) menyatakan pada Senin (11/11) bahwa Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia tidak lagi memenuhi standar keselamatan internasional

DUNIA | 13 November 2019

Trump Puji Rakyat Bolivia Karena Gulingkan Morales

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memuji rakyat Bolivia karena berhasil menggulingkan Presiden Evo Morales yang telah memerintah selama 14 tahun.

DUNIA | 12 November 2019

Turki Akan Repatriasi 2.500 Gerilyawan ISIS ke Eropa

Pemerintah Turki berencana memulangkan kembali atau merepatriasi sekitar 2.500 gerilyawan kelompok ISIS ke negara-negara eropa.

DUNIA | 12 November 2019

OAS Sambut Positif Pengunduran Diri Morales

Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) menanggapi positif pengunduran diri Presiden Bolivia, Evo Morales dan menilai hal itu bukan kudeta.

DUNIA | 12 November 2019

Korut Tuding AS Provokasi Ketegangan di Semenanjung Korea

Korea Utara (Korut) menuding Amerika Serikat (AS) telah melakukan provokasi politik dan militer yang memicu ketegangan di Semenanjung Korea.

DUNIA | 12 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS