Myanmar Tolak Penyelidikan ICC atas Rohingya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Myanmar Tolak Penyelidikan ICC atas Rohingya

Minggu, 17 November 2019 | 20:42 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Yangon, Beritasatu.com- Myanmar menyatakan menolak penyelidikan Pengadilan Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC) atas dugaan kejahatan terhadap warga Rohingya.

Pengadilan yang berbasis di Den Haag itu telah menyetujui penyelidikan sepenuhnya atas kekerasan berdarah dari militer Myanmar pada 2017 terhadap kelompok minoritas Muslim itu, yang memicu eksodus besar-besaran mereka ke perbatasan Bangladesh.

“Penyelidikan terhadap Myanmar oleh ICC tidak sesuai dengan hukum internasional,” kata juru bicara pemerintah Myanmar, Zaw Htay dalam konferensi pers, Jumat (15/11).

Zaw Htay mengulangi komitmen Myanmar sendiri untuk menginvestigasi setiap pelanggaran dan memastikan akuntabilitas jika diperlukan. Serangan brutal militer pada 2017 memaksa lebih dari 740.000 warga Rohingya meninggalkan negara bagian Rakhine State, Myanmar.

Pemerintah Myanmar menyebut tindakan keras itu adalah tanggapan atas serangan kelompok bersenjata Rohingya kepada polisi. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan terjadi pembunuhan massal dan pemerkosaan dengan niat genosida.

Myanmar berulang kali membela kekerasan itu sebagai perangkat untuk membasmi para militan Rohingya dan sejak lama menolak otoritas ICC. Meskipun negara itu tidak terdaftar sebagai anggota ICC, pengadilan tersebut pada Kamis (14/11) menyatakan memiliki yurisdiksi atas kejahatan terhadap Rohingya karena Bangladesh, tempat para pengungsi berada, menjadi anggotanya.

“Myanmar dan pemerintah tidak membantah atau menutup mata,” kata Zaw Htay.

Keputusan ICC datang setelah negara Afrika Barat, Gambia, pada Senin (11/11) meluncurkan kasus terpisah di Mahkamah Internasional (ICJ), yaitu pengadilan tinggi PBB yang berbasis di Den Haag. Gambia, yang mewakili 57 negara Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), menuduh Myanmar melakukan genosida. Sidang pertama dijadwalkan pada Desember 2019.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Prancis Merasa Dikhianati oleh Australia

Australia akan menjadi negara ketujuh di dunia yang mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir.

DUNIA | 16 September 2021

UNICEF Minta Sekolah di Negara Pandemi Covid-19 Dibuka Kembali

UNICEF mendesak otoritas pendidikan agar segera mungkin membuka kembali sekolah-sekolah di negara pandemi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

Bantu Perangi Covid-19, Indonesia Sumbang Alat Kesehatan ke Myanmar

Indonesia menyumbangkan peralatan kesehatan untuk membantu rakyat Myanmar memerangi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

INH Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Perumahan Guru di Yerusalem

INH menyalurkan bantuan dana untuk program pembangunan perumahan para asatidz atau guru di kawasan distrik Sur Baher, Yerussalem, Palestina.

DUNIA | 16 September 2021

Diminta Kurangi Emisi Karbon, Australia Malah Perpanjang Proyek Batubara

Langkah ini menggandakan komitmen negara tersebut untuk terus mengekstraksi bahan bakar fosil, meskipun ada tekanan untuk mengurangi emisi karbon.

DUNIA | 16 September 2021

Malaysia Buka Kembali Pulau Pariwisata Langkawi

Wisatawan kembali datang ke Pulau Langkawi, Malaysia, pada Kamis (16/9/2021).

DUNIA | 16 September 2021

1 Miliar Lebih Orang di Tiongkok Telah Divaksin Penuh

Tiongkok pada Kamis menyatakan, 1 miliar lebih warga di negara itu telah divaksinasi Covid-19 sepenuhnya, atau sekitar 71 persen dari populasinya.

DUNIA | 16 September 2021

Tuduhan Pelecehan Seksual, PBB Pulangkan 450 Pasukan Perdamaian Gabon

Tuduhan pelecehan seksual itu terkait dengan sejumlah tentara penjaga perdamaian Gabon tak dikenal yang beroperasi di pusat negara itu.

DUNIA | 16 September 2021

Yellen Peringatkan Pemerintah AS Terancam Default Bulan Depan

Menteri Keuangan AS Janet Yellen memperingatkan Pemerintah AS terancam default atau gagal bayar utang pada bulan Oktober.

DUNIA | 16 September 2021

Akibat Konflik, Lebih dari 634.000 Warga Afghanistan Mengungsi

Lebih dari 634.000 warga Afghanistan telah mengungsi akibat konflik pada tahun 2021.

DUNIA | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Hargai Jasa Mantan Sekda DKI, Anies Ubah Nama GOR Rorotan Jadi GOR Sekda Saefullah

Hargai Jasa Mantan Sekda DKI, Anies Ubah Nama GOR Rorotan Jadi GOR Sekda Saefullah

MEGAPOLITAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings