AS Desak Tiongkok Hormati Kebebasan Hong Kong

AS Desak Tiongkok Hormati Kebebasan Hong Kong
Menlu AS Mike Pompeo berbicara saat konferensi pers di Departemen Luar Negeri AS, Washington, DC, Senin (18/11/2019). ( Foto: AFP/ Getty Images / Drew Angerer )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Selasa, 19 November 2019 | 21:50 WIB

Washington, Beritasatu.com- Amerika Serikat (AS) mengklaim sangat prihatin dengan semakin mendalamnya kerusuhan politik dan kekerasan di Hong Kong.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Senin (18/11), mendesak pemerintah kota itu untuk mengatasi masalah publiknya, serta mendesak Tiongkok agar menghormati janjinya akan kebebasan.

Pompeo menyebut Partai Komunis Tiongkok harus menghormati janjinya kepada warga Hong Kong, serta menyebut pemerintah kota memikul tanggung jawab utama untuk membawa ketenangan kembali ke Hong Kong.

“Kerusuhan dan kekerasan tidak bisa diselesaikan hanya dengan penegakan hukum semata. Pemerintah harus mengambil langkah-langkah jelas untuk mengatasi masalah publik,” kata Pompeo, yang juga meminta penyelidikan independen atas insiden-insiden terkait aksi protes.

Di Senat AS, pemimpin mayoritas Republik, Mitch McConnell, menyatakan dirinya berharap bisa menemukan cara untuk meloloskan rancangan undang-undang (RUU) yang akan menempatkan status istimewa Hong Kong di AS di bawah pengawasan ketat.

McConnell mendesak Presiden AS Donald Trump untuk berbicara di Hong Kong dan tidak hanya berfokus kepada upaya untuk mengamankan kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok.

Sementara itu, Beijing membantah mengintervensi urusan Hong Kong dan menuding negara-negara Barat telah mengobarkan keresahan yang merupakan tantangan terburuk bagi Presiden Tiongkok Xi Jinping sejak berkuasa pada 2012.



Sumber: Suara Pembaruan