Pemimpin Hong Kong Akui Kemenangan Pro-Demokrasi
Logo BeritaSatu

Pemimpin Hong Kong Akui Kemenangan Pro-Demokrasi

Selasa, 26 November 2019 | 14:36 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Hong Kong, Beritasatu - Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, mengakui kemenangan kelompok pro-demokrasi dalam pemilihan umum (pemilu) Dewan Distrik.

Dalam pernyataannya persnya, Carrie Lam, mengatakan dia menghormati hasil pemilu Dewan Distrik yang memberikan kemenangan besar bagi para kandidat dari kelompok pro-demokrasi. Menurutnya, hal itu secara serius merefleksikan keinginan rakyat Hong Kong.

“Pemerintah tentu akan mendengarkan dengan rendah hati aspirasi rakyat dan merefleksikannya dengan serius,” kata Carrie Lam, di Hong Kong, Selasa (26/11/2019).

Kelompok pro-demokrasi mendapat kemenangan besar dalam pemilu Dewan Distrik Hong Kong yang berlangsung pada Minggu (24/11/2019). Dari 452 kursi yang diperebutkan di 18 distrik, kandidat pro-demokrasi meraih 388 kursi, sedangkan kandidat pro-Tiongkok hanya meraih 59 kursi, dan 5 kursi diraih kandidat independen.

Perolehan kursi kandidat pro demokrasi meningkat hampir tiga kali lipat dari hasil pemilu Dewan Distrik Hong Kong 2015 dimana mereka hanya meraih 100 kursi. Meskipun aksi demonstrasi menuntut kebebasan Hong Kong dari Tiongkok berlangsung masif, banyak pemilih yang disebut “kelompok mayoritas diam” mendukung kandidat pro-Tiongkok.

Pemilu Dewan Distrik Hong Kong 2019 juga memecahkan rekor partisipasi pemilih yang mencapai 71% dari 4,1 juta pemilih terdaftar. Angka tersebut jauh melebihi partisipasi pemilih pada pemilu Dewan Distrik 2015 yang hanya mencapai 47% dari total pemilih.

Carrie Lam mengungkapkan, ada berbagai analisis dan interpretasi dimasyarakat sehubungan dengan hasil pemilu Dewan Distrik. Dia secara tidak langsung mengakui hal itu menjadi teguran bagi pemerintahannya dan pemerintah Tiongkok.

Saat menyampaikan pernyataan pers, sikap kerasnya yang menentang reformasi politik yang diusung gerakan pro-demokrasi juga berubah melunak.

Carrie Lam telah berulang kali menolak seruan reformasi politik dan lima tuntutan gerakan pro demokrasi. Dia bahkan menentang gerakan protes, menyebut demonstran sebagai musuh rakyat, dan mendorong “kelompok mayoritas diam” mendukung pemerintahannya.

“Ada berbagai analisis dan interpretasi di masyarakat dan beberapa dari mereka berpendapat bahwa hasil (pemilu Dewan Distrik, red) mencerminkan ketidakpuasan masyarakat dengan situasi saat ini dan masalah mendalam yang dialami masyarakat,” ujar Carrie Lam.

Sementara itu, kelompok pro-demokrasi kembali mendorong Carrie Lam untuk menyetujui lima poin tuntutan reformasi Hong Kong, termasuk pemilihan langsung untuk legislatif dan kepemimpinan kota, serta penyelidikan terhadap dugaan kebrutalan polisi terhadap pengunjuk rasa.

"Pemerintah harus secara jujur menghadapi opini publik. Ini bukan revolusi jangka pendek, dan menunjukkan dukungan masyarakat kini berpihak pada demonstran (pro-demokrasi, Red)," kata Wu Chi-wai, Ketua Partai Demokrat.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Indonesia Gandeng Korsel Bangun Ibu Kota di Kaltim

Pemerintah Indonesia menggandeng Korea Selatan (Korsel) untuk membangun ibukota baru di Kalimantan Timur.

DUNIA | 26 November 2019

Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Kerja Sama ASEAN - Korea

Presiden Jokowi menilai, kerja sama antara negara-negara ASEAN dengan Korea Selatan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

DUNIA | 26 November 2019

Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN-Republik Korea di Busan

KTT digelar dalam rangka memperingati 30 tahun hubungan persahabatan ASEAN–Korea Selatan.

DUNIA | 26 November 2019

Dokter India Keluarkan Ginjal Raksasa 7,4 kg dari Pasien Pria

Ahli bedah India telah memotong ginjal dengan berat sama seperti bola bowling dari seorang pria dengan kondisi genetik yang mengancam jiwa pada Senin (25/11).

DUNIA | 26 November 2019

Koleksi Perhiasan Museum Jerman Digasak

iga set perhiasan abad ke-18 koleksi museum Green Vault di Dresden, Jerman. Museum tersebut merupakan salah satu museum tertua di dunia.

DUNIA | 26 November 2019

Jokowi dan Ibu Iriana Blusukan ke Desa Budaya Gamcheon

Gamcheon sebelumnya merupakan kampung kumuh yang ditata hingga menjadi destinasi menarik bagi turis.

DUNIA | 25 November 2019

Paus Fransiskus Desak Pemusnahan Senjata Nuklir

Paus Fransiskus menyerukan kampanye penghapusan senjata nuklir di dua kota Jepang yang pernah dilanda bom atom nuklir.

DUNIA | 25 November 2019

Gerakan Pro-Demokrasi Hong Kong Menang Telak

Gerakan pro-demokrasi menang telak dalam pemilihan umum (pemilu) Dewan Distrik Hong Kong yang berlangsung Minggu (24/11).

DUNIA | 25 November 2019

Korsel Apresiasi Peran Indonesia dalam Kerja Sama Indo-Pasifik

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menyampaikan apresiasi dan meyakini penyelenggaraan Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum akan sukses.

DUNIA | 25 November 2019

Indonesia-Korsel Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

Pemerintah Republik Indonesia dan Korea Selatan sepakat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi.

DUNIA | 25 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS