Iran Tuding AS Tunggangi Demo Kenaikan BBM
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

Iran Tuding AS Tunggangi Demo Kenaikan BBM

Selasa, 26 November 2019 | 14:49 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Teheran, Beritasatu.com - Pemimpin Garda Revolusi Iran, Hossein Salami, menuding Amerika Serikat (AS) menunggangi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang telah berlangsung di negara itu selama hampir dua pekan.

Hossein Salami memperingatkan AS dan sekutunya di Timur Tengah, yakni Arab Saudi dan Israel, untuk tidak melewati batas “garis merah” dan mencampuri urusan domestik Iran.

Mewakili Pemerintah Iran, Hossein Salami menuding AS, Israel dan Arab Saudi memicu kerusuhan pascakebijakan kenaikan BBM yang diumumkan Presiden Hassan Rouhani, pada 15 November 2019.

"Kami telah menahan diri, kami telah menunjukkan kesabaran terhadap tindakan bermusuhan Amerika, rezim Zionis (Israel, red) dan Arab Saudi terhadap Republik Islam Iran, tetapi kami akan menghancurkan mereka jika mereka melewati garis merah kami," kata Hossein Salami, saat memberikan pidato dalam aksi demonstrasi massa pendukung pemerintah, di Teheran, Senin (25/1/2019).

Ribuan massa pendukung pemerintah Iran turun ke jalan-jalan utama Kota Teheran, Senin (25/11), untuk menggelar demonstrasi tandingan terhadap para demonstran yang memprotes kenaikan harga BBM.

Dalam demonstrasi tersebut, para demonstran melakukan “long march” mengibarkan bendera Iran dan spanduk bertuliskan "Kematian bagi Amerika" dan "Kematian bagi Israel" sambil berkumpul di Lapangan Enqelab (Revolusi). Beberapa di antara demonstran membakar bendera AS.

Sebelum aksi demonstrasi pendukung pemerintah, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran mengeluarkan pernyataan yang mengutuk "campur tangan negara-negara asing" dalam kekerasan jalanan.

"Kami merekomendasikan mereka menonton aksi unjuk rasa yang terjadi hari ini di negara kami sehingga mereka menyadari siapa orang sebenarnya di negara kami," kata Juru Bicara Kemlu Iran, Abbas Mousavi.

Pemerintah Iran juga telah memperingatkan "perusuh" hukuman berat jika kerusuhan berlanjut. Beberapa politisi telah menyerukan "eksekusi" dari "pemimpin kelompok kerusuhan".

Akhir pekan lalu, Kepolisian Iran mengklaim gangguan dari demontrasi menolak kenaikan BBM telah berhenti, seiring dengan pembatasan akses internet untuk mengantisipasi meluasnya ajakan protes.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Spanyol Sita Kapal Selam Bermuatan Tiga Ton Kokain

Otoritas di wilayah Galicia Spanyol menyita kapal selam yang membawa lebih dari 3.000 kilogram (3 ton) kokain pada Minggu (24/11/2019).

DUNIA | 26 November 2019

Pemimpin Hong Kong Akui Kemenangan Pro-Demokrasi

Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, mengakui kemenangan kelompok pro-demokrasi dalam pemilihan umum (pemilu) Dewan Distrik.

DUNIA | 26 November 2019

Indonesia Gandeng Korsel Bangun Ibu Kota di Kaltim

Pemerintah Indonesia menggandeng Korea Selatan (Korsel) untuk membangun ibukota baru di Kalimantan Timur.

DUNIA | 26 November 2019

Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Kerja Sama ASEAN - Korea

Presiden Jokowi menilai, kerja sama antara negara-negara ASEAN dengan Korea Selatan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

DUNIA | 26 November 2019

Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN-Republik Korea di Busan

KTT digelar dalam rangka memperingati 30 tahun hubungan persahabatan ASEAN–Korea Selatan.

DUNIA | 26 November 2019

Dokter India Keluarkan Ginjal Raksasa 7,4 kg dari Pasien Pria

Ahli bedah India telah memotong ginjal dengan berat sama seperti bola bowling dari seorang pria dengan kondisi genetik yang mengancam jiwa pada Senin (25/11).

DUNIA | 26 November 2019

Koleksi Perhiasan Museum Jerman Digasak

iga set perhiasan abad ke-18 koleksi museum Green Vault di Dresden, Jerman. Museum tersebut merupakan salah satu museum tertua di dunia.

DUNIA | 26 November 2019

Jokowi dan Ibu Iriana Blusukan ke Desa Budaya Gamcheon

Gamcheon sebelumnya merupakan kampung kumuh yang ditata hingga menjadi destinasi menarik bagi turis.

DUNIA | 25 November 2019

Paus Fransiskus Desak Pemusnahan Senjata Nuklir

Paus Fransiskus menyerukan kampanye penghapusan senjata nuklir di dua kota Jepang yang pernah dilanda bom atom nuklir.

DUNIA | 25 November 2019

Gerakan Pro-Demokrasi Hong Kong Menang Telak

Gerakan pro-demokrasi menang telak dalam pemilihan umum (pemilu) Dewan Distrik Hong Kong yang berlangsung Minggu (24/11).

DUNIA | 25 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS