Amnesty International: 143 Orang Terbunuh dalam Demonstrasi di Iran
INDEX

BISNIS-27 532.645 (7.32)   |   COMPOSITE 6373.41 (52.28)   |   DBX 1200.38 (10.17)   |   I-GRADE 185.572 (2.14)   |   IDX30 530.591 (7.15)   |   IDX80 143.3 (1.72)   |   IDXBUMN20 436.746 (5.96)   |   IDXESGL 146.832 (2.28)   |   IDXG30 145.313 (1.45)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.56)   |   IDXQ30 150.721 (1.83)   |   IDXSMC-COM 298.62 (0.11)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (3.31)   |   IDXV30 150.9 (1.31)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.96)   |   Investor33 452.728 (6.96)   |   ISSI 189.451 (0.89)   |   JII 667.742 (5.19)   |   JII70 234.615 (1.43)   |   KOMPAS100 1279.35 (14.89)   |   LQ45 988.752 (13.06)   |   MBX 1764.22 (14.4)   |   MNC36 335.71 (4.77)   |   PEFINDO25 340.233 (2.1)   |   SMInfra18 325.434 (6.29)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.54)   |  

Amnesty International: 143 Orang Terbunuh dalam Demonstrasi di Iran

Selasa, 26 November 2019 | 15:14 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Teheran, Beritasatu.com - Amnesty International untuk Timur Tengah, melaporkan sebanyak 143 orang tewas dalam aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Iran yang berlangsung sejak 15 November 2019.

"Menurut laporan yang kredibel, sebanyak 143 orang tewas dalam demonstrasi ini. Kami yakin bahwa jumlah korban jiwa secara signifikan akan lebih tinggi lagi," kata Kepala Penelitian dan Advokasi Amnesty International untuk Timur Tengah, Philip Luther, seperti dikutip AFP, Senin (25/11/2019).

Menurut Philip Luther, kematian para korban hampir seluruhnya diakibatkan oleh tembakan senjata api. Satu orang dilaporkan meninggal dunia setelah menghirup gas air mata, sementara beberapa lainnya tewas karena dipukuli.

Philip Luther mengungkapkan, sebuah video yang telah diverifikasi memperlihatkan pasukan keamanan dengan sengaja menembaki para demonstran yang tidak bersenjata dari jarak dekat. Dalam beberapa kasus, para pedemo ditembak saat hendak melarikan diri.

Pekan lalu, Amnesty Internatioal untuk Timur Tengah melaporkan pasukan keamanan telah menembakkan kerumunan pengunjuk rasa dari atap rumah dan, dan bahkan dari helikopter polisi.

Rekaman media sosial menunjukkan lusinan polisi yang mengendarai sepeda motor memasuki kerumunan demonstran dan menyerang pengunjuk rasa. Sejumlah rekaman video menunjukkan polisi menembaki orang-orang dengan senjata api.

Dengan korban yang telah mencapai ratusan jiwa ini, Amnesty International untuk Timur Tengah menyerukan pada masyarakat internasional untuk bersama-sama mengutuk tindakan represif dalam mengatasi aksi demonstrasi yang berujung pertumpahan darah.

Aksi unjuk rasa menyebar di sejumlah wilayah di Iran setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM. Beberapa pihak mengatakan, aksi tersebut ditunggangi sekelompok orang yang mencoba merusak depot BBM dan membakarnya.

Kekerasan meletus dengan sedikitnya 100 bank dan puluhan bangunan dibakar, gangguan terburuk di Iran sejak kerusuhan terkait dugaan penipuan pemilu dihancurkan pada 2009.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengklaim, pendapatan tambahan dari kenaikan harga BBM tak akan masuk ke kantong negara. Kelebihan tersebut akan diberikan kepada 75% warga Iran yang tengah berada dalam tekanan finansial.

Pada Senin (25/11/2019), massa pendukung pemerintah menggelar demonstrasi tandingan di Lapangan Enghelab, Teheran. Pemimpin Garda Revolusi Iran, Hossein Salami, yang berbicara di aksi demonstrasi tersebut, menuding Amerika Serikat menunggangi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Tiongkok Tak Anggap Penting Kemenangan Pro-Demokrasi

Pemerintah Beijing tak peduli dan tidak menganggap penting kemenangan kelompok pro-demokrasi dalam Pemilu Dewan Distrik Hong Kong.

DUNIA | 26 November 2019

Iran Tuding AS Tunggangi Demo Kenaikan BBM

Pemimpin Garda Revolusi Iran, Hossein Salami, menuding Amerika Serikat (AS) menunggangi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

DUNIA | 26 November 2019

Spanyol Sita Kapal Selam Bermuatan Tiga Ton Kokain

Otoritas di wilayah Galicia Spanyol menyita kapal selam yang membawa lebih dari 3.000 kilogram (3 ton) kokain pada Minggu (24/11/2019).

DUNIA | 26 November 2019

Pemimpin Hong Kong Akui Kemenangan Pro-Demokrasi

Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, mengakui kemenangan kelompok pro-demokrasi dalam pemilihan umum (pemilu) Dewan Distrik.

DUNIA | 26 November 2019

Indonesia Gandeng Korsel Bangun Ibu Kota di Kaltim

Pemerintah Indonesia menggandeng Korea Selatan (Korsel) untuk membangun ibukota baru di Kalimantan Timur.

DUNIA | 26 November 2019

Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Kerja Sama ASEAN - Korea

Presiden Jokowi menilai, kerja sama antara negara-negara ASEAN dengan Korea Selatan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

DUNIA | 26 November 2019

Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN-Republik Korea di Busan

KTT digelar dalam rangka memperingati 30 tahun hubungan persahabatan ASEAN–Korea Selatan.

DUNIA | 26 November 2019

Dokter India Keluarkan Ginjal Raksasa 7,4 kg dari Pasien Pria

Ahli bedah India telah memotong ginjal dengan berat sama seperti bola bowling dari seorang pria dengan kondisi genetik yang mengancam jiwa pada Senin (25/11).

DUNIA | 26 November 2019

Koleksi Perhiasan Museum Jerman Digasak

iga set perhiasan abad ke-18 koleksi museum Green Vault di Dresden, Jerman. Museum tersebut merupakan salah satu museum tertua di dunia.

DUNIA | 26 November 2019

Jokowi dan Ibu Iriana Blusukan ke Desa Budaya Gamcheon

Gamcheon sebelumnya merupakan kampung kumuh yang ditata hingga menjadi destinasi menarik bagi turis.

DUNIA | 25 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS