Hong Kong Deportasi TKI yang Meliput Aksi Protes
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-2.12)   |   COMPOSITE 6140.17 (-31)   |   DBX 1202.23 (-7.34)   |   I-GRADE 182.055 (-0.59)   |   IDX30 520.23 (-3.14)   |   IDX80 139.249 (-0.62)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.63)   |   IDXESGL 143.85 (-0.25)   |   IDXG30 142.18 (0.09)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-3.03)   |   IDXQ30 148.957 (-0.6)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-0.91)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.6)   |   IDXV30 138.219 (-0.5)   |   INFOBANK15 1055.23 (-7.44)   |   Investor33 446.478 (-2.09)   |   ISSI 180.128 (-0.71)   |   JII 636.549 (-4.61)   |   JII70 222.134 (-1.32)   |   KOMPAS100 1238.45 (-7.28)   |   LQ45 966.883 (-3.74)   |   MBX 1689.51 (-8.25)   |   MNC36 329.297 (-2.07)   |   PEFINDO25 325.3 (-0.25)   |   SMInfra18 310.992 (2.08)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-2.14)   |  

Hong Kong Deportasi TKI yang Meliput Aksi Protes

Selasa, 3 Desember 2019 | 19:58 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Hong Kong, Beritasatu.com- Otoritas Hong Kong, Senin (2/12), mendeportasi seorang pekerja migran Indonesia yang melaporkan aksi protes di kota itu. Penulis pemenang penghargaan, Yuli Riswati, telah ditahan selama 28 hari setelah gagal memerpanjang visanya lalu diterbangkan ke Surabaya pada Senin sore.

Pernyataan itu disampaikan oleh kelompok pendukung Yuli, yang menyalahkan Departemen Imigrasi Hong Kong karena telah menekan kebebasan berbicara dan haknya untuk membantu para pekerja migran Indonesia di Hong Kong.

“Para pejabat imigrasi menangkap Yuli setelah liputannya tentang protes yang dilaporkan oleh media setempat,” kata salah satu anggota kelompok itu, Ah Fei.

“Ini tekanan politik,” tambahnya.

Sementara itu, Departemen Imigrasi menyatakan tidak bisa mengomentari kasus-kasus perorangan, tapi setiap orang yang melanggar ketentuan tinggal di Hong Kong bisa ditangkap, ditahan, dituntut, atau dipindahkan.

Pengacara Yuli, Chau Hang-tung, mengatakan kliennya lupa untuk memperbarui visanya setelah mendapatkan paspor baru. Dia berusaha mengajukan perpanjangan saat berada dalam tahanan, dan majikannya berusaha menawarkan jaminan untuknya.

Para pendukung dan pakar hukum independen menyatakan penahanan dan deportasi seorang pekerja rumah tangga karena visa kedaluwarsa adalah peristiwa yang jarang terjadi.

“Saya belum pernah melihat kasus bahwa imigrasi akan pergi ke rumah-rumah dan menangkap para pekerja berdasarkan ini,” kata ketua Federasi Serikat Pekerja Rumah Tangga Hong Kong, Phobsuk Gasing.

“Selama masih ada kontrak, majikan mengonfirmasi perekrutan pekerja dan menjelaskan dalam suratnya kepada Imigrasi mengapa mereka lupa untuk memperpanjang visa. Imigrasi selalu mengizinkan para pekerja untuk memperbarui visanya tanpa kesulitan,” tambah Gasing.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dilanda Topan Kammuri, Filipina Evakuasi 200.000 Orang

Filipina telah mengevakuasi lebih dari 200.000 orang di daerah pantai dan pegunungan akibat Topan Kammuri.

DUNIA | 3 Desember 2019

Demi Latihan Militer AS, Jepang Beli Pulau Senilai Rp 2 Triliun

Jepang menyatakan pihaknya telah setuju untuk membeli pulau tak berpenghuni di lepas pantai barat daya seharga US $ 146 juta (Rp2,05 triliun)

DUNIA | 3 Desember 2019

Taiwan Layak untuk Dimasukkan dalam Sistem Perubahan Iklim Global

Taiwan meminta Indonesia dan negara-negara lain mendukung partisipasi Taiwan untuk berkontribusi secara profesional dan pragmatis di UNFCCC.

DUNIA | 2 Desember 2019

Akibat Temuan Bom PD II, 10.000 Orang Dievakuasi

Satu bom bekas Perang Dunia II memicu evakuasi lebih dari 10.000 orang di Turin, Italia.

DUNIA | 2 Desember 2019

Kecelakaan Bus di Tunisia, 22 Orang Tewas

Sedikitnya 24 warga Tunisia tewas pada Minggu (1/12), setelah satu bus terjatuh ke jurang.

DUNIA | 2 Desember 2019

Pengunjuk Rasa Hong Kong Terima Kasih pada Trump

Beberapa orang mengenakan kaos dan topi berlogo Donald Trump.

DUNIA | 1 Desember 2019

Topan Diprediksi Bisa Ganggu SEA Games

Topan dahsyat yang melanda Pasifik dilaporkan membawa hujan lebat, angin kencang ke Filipina dan mengancam SEA Games 2019 yang tengah digelar di sana.

DUNIA | 1 Desember 2019

Singapura Perintahkan Facebook Koreksi Pesan Palsu

Singapura memerintahkan Facebook agar mempublikasikan koreksi di pesan media sosial pengguna di bawah undang-undang “berita palsu” yang baru.

DUNIA | 30 November 2019

PM Irak Akan Mundur Pascademonstrasi Berdarah

Perdana Menteri (PM) Irak Adil Abdul Mahdi akan mengajukan pengunduran diri setelah lebih dari 40 orang tewas dalam “demonstrasi berdarah”

DUNIA | 30 November 2019

Soal Peta Krimea Masuk Rusia , Ukraina Kecam Apple

Politisi dan blogger Ukraina telah menambahkan suara kecaman terhadap keputusan Apple yang memperlihatkan Krimea sebagai wilayah Rusia di petanya.

DUNIA | 30 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS