Kamala Harris Mundur dari Kandidat Capres Demokrat AS
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-2.12)   |   COMPOSITE 6140.17 (-31)   |   DBX 1202.23 (-7.34)   |   I-GRADE 182.055 (-0.59)   |   IDX30 520.23 (-3.14)   |   IDX80 139.249 (-0.62)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.63)   |   IDXESGL 143.85 (-0.25)   |   IDXG30 142.18 (0.09)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-3.03)   |   IDXQ30 148.957 (-0.6)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-0.91)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.6)   |   IDXV30 138.219 (-0.5)   |   INFOBANK15 1055.23 (-7.44)   |   Investor33 446.478 (-2.09)   |   ISSI 180.128 (-0.71)   |   JII 636.549 (-4.61)   |   JII70 222.134 (-1.32)   |   KOMPAS100 1238.45 (-7.28)   |   LQ45 966.883 (-3.74)   |   MBX 1689.51 (-8.25)   |   MNC36 329.297 (-2.07)   |   PEFINDO25 325.3 (-0.25)   |   SMInfra18 310.992 (2.08)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-2.14)   |  

Kamala Harris Mundur dari Kandidat Capres Demokrat AS

Rabu, 4 Desember 2019 | 09:12 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Anggota Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) Kamala Harris membatalkan ambisinya maju sebagai kandidat presiden pada Selasa (3/12). Pembatalan itu disampaikan setelah kajian atas kinerja buruk dan kegagalan untuk mengumpulkan dana.

Pengunduran diri Harris meninggalkan 15 kandidat dalam pertempuran untuk melihat siapa yang menantang Presiden Donald Trump dalam pemilihan November 2020.

Harris telah menjadi kritikus Presiden Trump yang galak, berulang kali menyerukan pemakzulannya.

Trump segera bereaksi terhadap pengunduran diri Harris dengan cuitan Twitter: "Sayang sekali. Kami akan merindukanmu".

Harris pun cepat menjawab. "Jangan khawatir, Tuan Presiden. Sampai jumpa di persidangan Anda," balasnya.

Pengunduran diri Harris, setelah berminggu-minggu kekacauan kampanye, menyoroti potensi gangguan dari calon dana sendiri seperti miliarder Michael Bloomberg, mantan wali kota New York.

Setelah mengalami stagnasi di tempat kelima dalam pemungutan suara, dengan dukungan di bawah empat persen, Harris cuma bertengger di tempat keenam setelah masuknya Bloomberg baru-baru ini.

"Saya sudah mengambil stok dan melihat ini dari setiap sudut, dan selama beberapa hari terakhir telah sampai pada salah satu keputusan tersulit dalam hidup saya," kata warga California berusia 55 tahun itu kepada para pendukungnya melalui surel.

"Kampanye saya untuk presiden tidak memiliki sumber daya keuangan yang kami butuhkan untuk melanjutkan. Saya bukan miliarder. Saya tidak bisa mendanai kampanye saya sendiri," keluhnya.

Kondisi itu juga merupakan wahyu yang menegaskan tentang tumpukan uang tunai yang dibutuhkan para kandidat untuk melakukan kampanye yang layak.

"Kamala benar - sistem kami sangat hancur ketika miliarder dapat membeli jalan mereka," tweeted Senator liberal Elizabeth Warren, salah satu dari beberapa calon presiden dengan cepat berterima kasih kepada Harris untuk kampanyenya.

Harris telah menjadi pelopor politik, hanya wanita kulit hitam kedua yang terpilih menjadi anggota Senat AS.
Dia meroket ke Gedung Putih dengan meluncurkan kampanye kampanye pada Januari, pada hari ulang tahun Martin Luther King Jr, sebelum 20.000 penonton.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Amnesti: 208 Orang Tewas dalam Demonstrasi di Iran

Amnesti Internasional melaporkan setidaknya 208 orang telah tewas di Iran selama penumpasan keamanan terhadap demonstran yang dipicu oleh kenaikan harga bensin.

DUNIA | 3 Desember 2019

Hong Kong Deportasi TKI yang Meliput Aksi Protes

Otoritas Hong Kong, Senin (2/12), mendeportasi seorang pekerja migran Indonesia yang melaporkan aksi protes di kota itu.

DUNIA | 3 Desember 2019

Dilanda Topan Kammuri, Filipina Evakuasi 200.000 Orang

Filipina telah mengevakuasi lebih dari 200.000 orang di daerah pantai dan pegunungan akibat Topan Kammuri.

DUNIA | 3 Desember 2019

Demi Latihan Militer AS, Jepang Beli Pulau Senilai Rp 2 Triliun

Jepang menyatakan pihaknya telah setuju untuk membeli pulau tak berpenghuni di lepas pantai barat daya seharga US $ 146 juta (Rp2,05 triliun)

DUNIA | 3 Desember 2019

Taiwan Layak untuk Dimasukkan dalam Sistem Perubahan Iklim Global

Taiwan meminta Indonesia dan negara-negara lain mendukung partisipasi Taiwan untuk berkontribusi secara profesional dan pragmatis di UNFCCC.

DUNIA | 2 Desember 2019

Akibat Temuan Bom PD II, 10.000 Orang Dievakuasi

Satu bom bekas Perang Dunia II memicu evakuasi lebih dari 10.000 orang di Turin, Italia.

DUNIA | 2 Desember 2019

Kecelakaan Bus di Tunisia, 22 Orang Tewas

Sedikitnya 24 warga Tunisia tewas pada Minggu (1/12), setelah satu bus terjatuh ke jurang.

DUNIA | 2 Desember 2019

Pengunjuk Rasa Hong Kong Terima Kasih pada Trump

Beberapa orang mengenakan kaos dan topi berlogo Donald Trump.

DUNIA | 1 Desember 2019

Topan Diprediksi Bisa Ganggu SEA Games

Topan dahsyat yang melanda Pasifik dilaporkan membawa hujan lebat, angin kencang ke Filipina dan mengancam SEA Games 2019 yang tengah digelar di sana.

DUNIA | 1 Desember 2019

Singapura Perintahkan Facebook Koreksi Pesan Palsu

Singapura memerintahkan Facebook agar mempublikasikan koreksi di pesan media sosial pengguna di bawah undang-undang “berita palsu” yang baru.

DUNIA | 30 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS