Trump Siap Hadapi Dakwaan Pemakzulan

Trump Siap Hadapi Dakwaan Pemakzulan
Presiden AS Donald Trump tiba untuk berpidato di Gedung Putih, Washington Dc, AS, pada Rabu (6/11/2019). (Foto: AFP / Jim WATSON)
Jeany Aipassa / JAI Jumat, 6 Desember 2019 | 15:52 WIB

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, siap menghadapi dakwaan pemakzulan dari House of Representative (Dewan Perwakilan Rakyat/DPR). 

Kesiapan Donald Trump tersebut disampaikan Juru Bicara Gedung Putih, Stephanie Grisham, dalam pernyataan pers, di Washington, setelah Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, mengumumkan akan memproses dakwaan pemakzulan terhadap Donald Trump, Kamis (5/12/2019).

Menurut Stephanie Grisham, Presiden Donald Trump akan menantikan pengadilan yang adil di Senat AS, jika pengajuan dakwaan pemakzulan tidak terhindarkan.

Stephanie Grisham juga menyindir Nancy Pelosi dan Partai Demokrat yang dinilai agresif mendorong pemakzulan Presiden Donald Trump.

"Pelosi dan Partai Demokrat seharusnya malu dengan tindakan mereka yang mendorong pemakzulan presiden Trump secara agresif," ujar Stephanie Grisham.

Pernyataan Stephanie Grisham tersebut, sejalan dengan cuitan Donald Trump, di akun Twitternya, sebelum pengumuman Nancy Pelosi mengenai proses dakwaan pemakzulan terhadapnya.

Beberapa saat sebelum pernyataan pers mingguan dari Nancy Pelosi, Donald Trump, menyampaikan cuitan di akun Twitter-nya yang menantang Pelosi. Bukannya melarang, Trump justru menantang Nancy Pelosi untuk mengajukan pemakzulan terhadapnya.

“Jika Anda akan memakzulkan saya, lakukan sekarang, cepat, sehingga kami dapat memiliki pengadilan yang adil di senat, dan agar negara kami kembali fokus pada masalah (yang lebih penting, red),” ujar Donald Trump.

Pernyataan Trump tersebut, dinilai analis, menunjukkan bahwa dia telah siap menghadapi dakwaan pemakzulan yang diproses oleh Partai Demokrat. Hal itu juga menunjukkan keyakinan Trump bahwa dakwaan pemakzulan terhadapnya tak akan lolos saat diproses dalam pemungutan suara di Senat AS yang dikuasai Partai Republik.

Pada Kamis (5/12/2019), Nancy Pelosi mengumumkan DPR akan mengajukan dakwaan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump.

Menurut Nancy Pelosi, dakwaan pemakzulan harus ditindaklanjuti karena fakta-fakta mengenai penyalahgunaan kekuasaan oleh Donald Trump selama penyelidikan pemakzulan tidak terbantahkan.

“Demokrasi kita dipertaruhkan. Presiden (Donald Trump, Red) tidak memberi kita pilihan selain bertindak (mengajukan pemakzulan, Red),” kata Nancy Pelosi.



Sumber: Suara Pembaruan