11 WN Tiongkok Diselundupkan dalam Mebel dan Mesin Cuci

11 WN Tiongkok Diselundupkan dalam Mebel dan Mesin Cuci
Beberapa imigran gelap ditemukan bersembunyi di dalam meja dan mesin cuci oleh petugas perbata Amerika Serikat yang memeriksa truk pengagkut barang dari Meksiko. (Foto: Istimewa)
Unggul Wirawan / JAI Jumat, 13 Desember 2019 | 16:46 WIB

San Diego, Beritasatu.com - Sebanyak 11 warga negara (WN) Tiongkok diselundupkan di dalam perabotan rumah tangga, seperti mebel, lemari dan mesin cuci, tertangkap di perbatasan Meksiko-Amerika Serikat (AS).

Pihak Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CPB) AS menjelaskan 11 imigran gelap asal Tiongkok itu, ditemukan oleh petugas perlindungan perbatasan di perbatasan San Ysidro, di Kota San Diego, pada 7 Desember 2019 sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Saat memeriksa truk barang yang masuk di perbatasan AS melalui Meksiko, petugas perbatasan menemukan dan membebaskan beberapa WN Tiongkok yang bersembunyi di dalam mesin cuci, peti, dan lemari pakaian.

“CBP tidak bisa cukup menekankan bahaya penyelundupan manusia. Ini adalah manusia yang diselundupkan ke dalam kondisi tidak manusiawi yang dapat memiliki konsekuensi mematikan,” kata Direktur Operasi Lapangan untuk Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan, San Diego, Pete Flores, dalam laporannya, seperti dikutip Channel News Asia (CNA), Kamis (12/12/2019).

Pete Flores mengugkapkan, tidak ada migran yang terluka parah. Pihak berwenang AS juga menempatkan penahanan imigrasi pada 11 warga negara Tiongkok yang akan menghadapi proses pidana dan imigrasi. Peristiwa ini bukan pertama kalinya upaya penyelundupan manusia dilakukan di pelabuhan masuk San Ysidro.

“Pengemudi truk adalah seorang warga negara AS berusia 42 tahun dan sudah ditangkap aparat kepolisian,” ujar Pete Flores.

Sebelumnya pada November 2019, pejabat perbatasan AS juga menemukan enam warga negara Tiongkok disembunyikan di dinding palsu satu truk yang berjalan.



Sumber: Suara Pembaruan