Setelah Menang, Boris Johnson Janjikan Brexit Januari 2020

Setelah Menang, Boris Johnson Janjikan Brexit Januari 2020
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyampaikan pidato di luar 10 Downing Street di London, Inggris, Jumat (13/12/2019), menyusul kemenangan pemilihan umum partai Konservatifnya. (Foto: AFP / Ben STANSALL)
/ WIR Sabtu, 14 Desember 2019 | 19:52 WIB

London, Beritasatu.com- Setelah meraih kemenangan mayoritas dalam pemilu pekan ini, Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menjanjikan negara itu akan meninggalkan Uni Eropa (UE) pada 31 Januari 2020.

Johnson berharap kemenangan partainya yang luar biasa akan membawa kepada “penutupan” perdebatan Brexit dan memulai proses pemulihan.

Johnson menyebut akan mengembalikan kepercayaan para pendukung Partai Buruh yang telah memilih Partai Konservatif untuk pertama kalinya. Dia juga menyebut tidak akan mengabaikan para penentang Brexit saat berupaya membangun kemitraan dengan Eropa dengan kesetaraan kedaulatan.

“Kita akan menyelesaikan Brexit tepat waktu pada 31 Januari 2019, tidak ada jika, tapi, atau mungkin,” kata Johnson dalam pernyataannya di kantor PM, Downing Street, Jumat (13/12).

Partai Konservatif berhasil meraih keunggulan mayoritas 80 kursi, sebagai kemenangan terbesar partai itu sejak 1987.



Sumber: Suara Pembaruan