Nowela Idol Semarakan Perayaan Natal di Moskwa

Nowela Idol Semarakan Perayaan Natal di Moskwa
Duta Besar RI untuk Rusia, M Wahid Supriyadi memberikan sambutan pada acara Perayaan Natal Masyarakat Indonesia di Rusia yang berlangsung di KBRI Moskwa, Sabtu, 28 Desember 2019. ( Foto: Istimewa / KBRI Moskwa )
Asni Ovier / AO Senin, 30 Desember 2019 | 12:56 WIB

Moskwa, Beritasatu.com - Penyanyi Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay yang dikenal dengan nama Nowela Idol menyemarakkan perayaan Natal masyarakat Indonesia di Rusia. Nowela hadir untuk berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan masyarakat Indonesia di Rusia dalam perayaan Natal 2019 di KBRI Moskwa, Rusia, Sabtu (28/12/2019).

Kehadiran Nowela disambut antusias oleh sekitar 250 orang yang hadir pada acara tersebut, yang sebagian besar adalah mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di negeri beruang merah ini. Nowela mengatakan suatu pengalaman yang sangat berharga bisa datang ke Moskwa dan bertemu dengan masyarakat Indonesia di Rusia.

Menurut penyanyi berdarah Batak dan Papua ini, meskipun tidak ada salju saat perayaan Natal (white Christmas) sebagaimana harapan sebelum ke Moskwa, kehangatan dan kebersamaan tetap dirasakan di musim dingin di pengujung 2019. “Saya berharap Natal tahun ini membawa suka cita buat seluruh masyarakat Indonesia di Rusia. Acara ini sebagai bentuk dari persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia di Rusia,” kata Nowela.

Nowela menunjukan kepiawaiannya dalam menyanyi. Sejumlah lagu dipersembahkan oleh pemenang Indonesian Idol musim ke delapan ini. Lagu-lagu tersebut, antara lain White Christmas, Karena Cinta, Santa Claus is Coming to Town, All I Want for Christmas is You, Aku Papua, dan Cinta.

Masyarakat Indonesia dan tamu undangan lain yang hadir tidak hanya mendengarkan dan menyaksikan Nowela menunjukan suara emasnya, tetapi juga berbaur dan menari saat Nowela membawakan lagu Maumere dan Poco-poco. Tidak ketinggalan pula Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarusia, M Wahid Supriyadi dan Wakil Kepala Perwakilan RI, Azis Nurwahyudi, menari bersama.

Pada perayaan Natal ini dipersembahkan juga tarian daerah, yaitu Rantoeh Jaro (Aceh) dan Yapong (Jakarta), berbagai lagu, termasuk dari kelompok paduan suara Gereja Katholik St Louis Moskwa dan masyarakat Indonesia di Rusia, pembacaan puisi, dan ucapan Natal dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia. Para pengisi acara tersebut adalah murid Sekolah Indonesia Moskwa (SIM), mahasiswa Indonesia di Rusia, dan masyarakat Indonesia lain di Rusia, serta sejumlah warga Rusia.

Perayaan Natal dihadiri oleh masyarakat Indonesia di Rusia dan juga masyarakat Rusia sahabat Indonesia. Di antara WNI yang hadir, tidak hanya yang berdomisili di Moskwa, tetapi dari berbagai kota lainnya di Rusia, seperti Kazan, St Peterburg, Volgograd, dan Tambov, yang datang ke Moskwa. Bahkan, ada yang datang menggunakan kereta api dengan lama perjalanan sekitar 9-10 jam. Selain itu, perayaan Natal tidak hanya dihadiri oleh umat Kristiani, tetapi juga umat beragama lainnya, seperti Islam dan Kristen Orthodox.

Dubes Wahid dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang majemuk. Dubes Wahid mengimbau kepada masyarakat Indonesia di Rusia untuk senantiasa menjaga persatuan, kesatuan, dan kerukunan.

“Selamat Natal. Semoga tahun depan lebih diberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua,” kata Dubes Wahid.

Perayaan Natal ini diselenggarakan oleh Persekutuan Kristen Indonesia di Rusia (Perki) yang didukung KBRI Moskaw. Samuel, Ketua Panitia Natal 2019 Perki mengatakan bahwa Natal kali ini bertemakan "Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang (Yohanes 15:14-15)" dan subtema "Kasih dalam Kebinekaan".

Sebelum acara perayaan Natal, umat Kristiani terlebih dahulu melaksanakan ibadah yang dipimpin oleh Romo Laurentius Lemdel, SVD, seorang pastor warga negara Indonesia yang tinggal di Volgograd, sekitar 970 km dari Moskwa.



Sumber: Suara Pembaruan