Pangeran Harry-Meghan Mundur dari Kerajaan Inggris

Pangeran Harry-Meghan Mundur dari Kerajaan Inggris
Pangeran Harry (kanan) menggendong putra pertamanya, Archie Harrison, sambil didampingi istrinya, Meghan Markle, saat sesi pemotretan di Kastil Windsor, Berkshire, Inggris, Rabu (8/5). (Foto: Istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Kamis, 9 Januari 2020 | 09:34 WIB

London, Beritasatu.com - Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle secara mengejutkan memutuskan mundur dari anggota senior di kerajaan Inggris. Keduanya berencana menghabiskan lebih banyak waktu di Amerika Utara. Pengumuman ini jelas mengejutkan banyak orang, termasuk nenek Harry, Ratu Elizabeth.

Setelah mengalami tahun penuh gejolak di mana hubungan dengan media dan kakaknya, William merenggang, Harry mengatakan mereka berharap bisa mandiri secara finansial dan membuat yayasan baru, sambil melanjutkan sebagian tugas kerajaan.

"Setelah beberapa bulan refleksi dan berdiskusi secara internal, kami memilih untuk membuat transisi tahun ini memulai peran progresif baru dalam institusi ini," kata Harry, pewaris tahta urutan keenam, dan mantan aktris Meghan dalam pernyataan.

Mereka juga ingin menyeimbangkan waktu antara di Inggris dan Amerika Utara.

Harry dan Meghan akan memberikan informasi lebih rinci tentang keputusannya ini segera setelah mereka berdiskusi dengan ratu, Pangeran Charles dan William. Namun pengumuman tersebut nampaknya mengejutkan anggota kerajaan, termasuk sang ratu.

"Anggota kerajaan lain tidak dilibatkan dalam diskusi mengenai hal ini," imbuh sumber dari kerajaan.

Buckingham Palace mengatakan diskusi dengan Harry dan Meghan baru dimulai.

"Kami memahami keinginan mereka untuk mengambil langkah berbeda tapi ini adalah isu yang rumit dan butuh waktu untuk menyelesaikannya," kata Buckingham Palace.

Harry dan Meghan menikah pada Mei 2019 di Windsor Castle. Tahun lalu, Meghan melahirkan anak pertamanya, Archie Harrison Mountbatten-Windsor.

Namun hubungan mereka dengan media tak terlalu harmonis karena menghadapi pemberitaan yang sangat intensif. Ada berbagai berita negatif mengenai pasangan itu, kritik tentang penggunaan jet pribadi saat mempromosikan ramah lingkungan dan 3,08 juta dolar dana dari pajak untuk renovasi rumah baru mereka.

Duke dan Duchess of Sussex mulai mengambil tindakan hukum terhadap sebagian koran tabloid pada Oktober karena meretas telepon dan menginvasi privasi.

Harry mengatakan perlakuan terhadap istrinya adalah "penindasan", serupa dengan apa yang dialami ibunya, Puteri Diana. Harry juga mengakui adanya perbedaan pendapat dengan William, urutan kedua pewaris tahta.

Harry dan Meghan tidak mengungkapkan rencana mereka selanjutnya atau di bagian Amerika Utara mana mereka akan tinggal. Tahun lalu, Harry dikabarkan akan jadi produser eksekutif dokumenter kesehatan mental dengan Oprah Winfrey untuk layanan streaming Apple.



Sumber: Antara, Reuters