Bicara dengan Trump, Xi Jinping: Ekonomi Tiongkok Tak Terpengaruh Wabah Virus Korona
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bicara dengan Trump, Xi Jinping: Ekonomi Tiongkok Tak Terpengaruh Wabah Virus Korona

Jumat, 7 Februari 2020 | 11:49 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Hong Kong, Beritasatu.com – Presiden Tiongkok Xi Jinping memastikan bahwa negaranya mampu mengatasi wabah virus korona jenis baru atau novel coronavirus (2019-nCov). Bahkan, Presiden Xi berbicara langsung melalui telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan mengatakan bahwa ekonomi Tiongkok tidak terpegaruh dengan wabah virus mematikan itu.

Stasiun televisi CCTV, seperti dikutip scmp.com menyebutkan, pembicaraan lewat telepon antara Presiden Xi dan Presiden Trump dilakukan hari ini, Jumat (7/2/2020). Xi menegaskan bahwa pemerintah Tiongkok telah berusaha keras untuk memberantas wabah virus korona.

“Kami telah mengadopsi langkah-langkah pencegahan serta kontrol yang paling komprehensif dan paling ketat melalui mobilisasi dan respon yang cepat. Kami telah menyatakan rakyat berperang melawan epidemi melalui pencegahan dan kontrol,” kata Xi.

“Kami sepenuhnya percaya diri dan mampu memerangi epidemi. Tren jangka panjang pembangunan ekonomi Tiongkok tidak akan berubah,” kata Presiden Xi lagi.

Selama beberapa hari terakhir, Tiongkok menyalahkan Washington karena menciptakan kepanikan setelah AS memberlakukan pembatasan perjalanan pada wisatawan asal Tiongkok. Negara-negara lain pun mengikuti langkah AS itu.

Hingga saat ini sudah 31.452 orang di sejumlah negara yang terjangkit virus mematikan asal Kota Wuhan, Tiongkok, itu. Korban jiwa telah mencapai 638 orang, namun pasien yang telah dinyatakan sembuh juga meningkat tajam menjadi 1.341 orang.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan, Italia bersedia untuk melanjutkan beberapa penerbangan antara kedua negara, setelah itu menangguhkan lalu lintas udara langsung bulan lalu. Wakil Menteri Luar Gegeri Tiongkok, Qin Gang, telah melakukan pertemuan dengan Duta Besar Italia untuk Tiongkok, Luca Ferrari, kemarin, untuk membahas masalah tersebut.

Qin mengatakan, Tiongkok sangat tidak puas dengan tindakan yang diambil oleh Italia, yang diberlakukan tanpa memberi tahu Beijing. Langkah itu ini telah menyebabkan “ketidaknyamanan besar” bagi warga negara kedua negara.

Qin juga mengatakan Italia harus melanjutkan penerbangan komersial antara kedua negara dan merawat warga Tiongkok yang terdampar di Italia. Menurut Kemlu Tiongkok, Ferrari mengatakan bahwa Italia menyadari kekhawatiran Tiongkok dan akan melanjutkan beberapa penerbangan antara kedua negara.

Lebih dari 60 negara telah memberlakukan pembatasan pada pendatang asal Tiongkok sejak wabah virus korona mewabah termasuk AS, Singapura, dan Jepang.

Hari ini, Tiongkok menghadapi duka mendalam dan kemarahan publik yang meningkat atas kematian dokter Li Wenliang. Dokter berusia 34 meninggal dunia setelah terjangkit virus korona. Pada akhir Desember lalu, Li bersama beberapa rekannya mengingatkan masyarakat Tiongkok bahwa ada virus korona yang tengaha mengancam.

Namun, tindakan Li itu tidak disambut dengan langkah antisipasi. Dokter mata yang bekerja di rumah sakit di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, itu malah diperiksa polisi. Bahkan, dia mendapatkan teguran untuk tidak “menyebarkan rasa takut”.

Berita kematian Li memicu gelombang komentar. Selain menyampaikan duka cita yang mendalam, warganet di Tiongkok juga menyesali langkah Pemerintah Tiongkok yang tidak segera merespon peringatan Li tersebut.

Belakangan, Pemerintah Tiongkok memperketat pengawasan terhadap jaringan internet, terutama media sosial. Langkah itu diambil karena banyak unggahan di platform medsos asal negara itu, Weibo dan WeChat, tentang kematian Li tersebut.

Sementara, Pemerintah Kota Wuhan mengatakan sangat menyesalkan kematian Li. “Kami menyatakan belasungkawa dan penyesalan yang mendalam! Kami menghargai upayanya untuk tetap bertahan di garis depan dalam memerangi epidemi ini dan menawarkan belasungkawa tulus kami kepada keluarganya,” tulis Pemkot Wuhan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

AS akan meningkatkan jumlah "penerbangan pemindahan" untuk mengatasi ribuan migran yang membanjiri kota perbatasan Texas Del Rio.

DUNIA | 19 September 2021

Taliban Baru Izinkan Anak Perempuan Tingkat SD yang Boleh Kembali Sekolah

Sejumlah anak perempuan Afghanistan tingkat sekolah dasar (SD) kembali dengan kelas yang dipisahkan berdasarkan gender pada hari Sabtu.

DUNIA | 19 September 2021

PM Malaysia Khawatir AUKUS Akan Jadi Katalis Perlombaan Senjata Nuklir

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memperingatkan kesepakatan AUKUS untuk menyediakan Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir dapat memicu perlombaan senjata

DUNIA | 18 September 2021

Taliban Ganti Kementerian Wanita Jadi Kementerian Pembinaan

Pemerintah Taliban di Afghanistan mengganti kementerian wanita menjadi kementerian pembinaan.

DUNIA | 18 September 2021

Kebun Sayur di Atas Taksi, Marak di Bangkok

Kebun sayur baru marak bermunculan di tempat parkir Bangkok, Thailand.

DUNIA | 18 September 2021

Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

Pandemi Covid-19 memperburuk pelayanan kesehatan di Kenya ketika para nakes yang dibebani oleh tantangan krisis, berhenti mencari tempat kerja yang lebih baik

DUNIA | 18 September 2021

Januari 2022, Forum Ekonomi Dunia Akan Digelar di Davos

Forum Ekonomi Dunia (WEF) mengumumkan pada Kamis (16/9/2021) akan mengumpulkan elit politik dan bisnis global di Davos, Swiss Januari mendatang.

DUNIA | 18 September 2021

Kematian Terkait Pekerjaan Hampir Mencapai Dua Juta Orang Per Tahun

Hampir 2 juta orang meninggal karena penyebab yang berhubungan dengan pekerjaan setiap tahun.

DUNIA | 18 September 2021

Polisi Singapura dan Malaysia Bongkar Sindikat Love Scam

Kepolisian Singapura dan Malaysia bersama-sama melumpuhkan sindikat penipuan cinta internet (love scam) yang diyakini mengakibatkan kerugian lebih dari S$100.000 atau Rp 1,05 miliar.

DUNIA | 18 September 2021

Perubahan Iklim Akan Perburuk Krisis di Afghanistan

Bagi jutaan rakyat Afghanistan, perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia hanya memperbesar perselisihan dan krisis.

DUNIA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Ahli Pengobatan Alternatif Tewas Ditembak di Tangerang, Polisi Periksa Proyektil dan CCTV

Ahli Pengobatan Alternatif Tewas Ditembak di Tangerang, Polisi Periksa Proyektil dan CCTV

NASIONAL | 20 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings