Pasien Virus Korona di Korsel Tembus 2.000 Orang

Pasien Virus Korona di Korsel Tembus 2.000 Orang
Petugas medis mengenakan pakaian pelindung saat membawa pasien infeksi virus korona jenis baru (Covid-19) dari Rumah Sakit Daenam, ke rumah sakit lain di Kota Daegu, Korea Selatan, Jumat, 21 Februari 2020. ( Foto: AFP )
Asni Ovier / AO Jumat, 28 Februari 2020 | 11:00 WIB

Seoul, Beritasatu.com – Pasien yang terjangkit virus korona jenis baru (Covid-19) di Korea Selatan (Korsel) sudah tembus 2.000 orang. Dengan penambahan 256 kasus baru hingga Jumat (28/2/2020) pagi, total warga yang terjangkit di Negeri Ginseng mencapai 2.022.

Dikutip dari Channel News Asia, Jumat (28/2/2020), Pusat Kendali dan Pencegahan Penyakit Korsel menyebutkan, lebih dari 90% kasus baru berasal dari Kota Daegu, yang menjadi episentrum wabah korona di Korsel. Sementara, jumlah korban jiwa akibat virus mematikan itu di Korsel mencapai 13 orang.

Jumlah kasus baru di Korsel diperkirakan akan meningkat lebih lanjut setelah pemeriksaan dimulai pada lebih dari 210.000 anggota sekte Gereja Shincheonji Yesus. Sekte ini disebut-sebut sebagai entitas rahasia yang sering dituduh sebagai aliran sesat dan terkait dengan sekitar setengah dari kasus virus korona di Korsel.

Seorang wanita anggota sekte berusia 61 tahun menderita demam pada 10 Februari lalu. Sebelum didiagnosis positif terjangkit virus korona, dia tetap menghadiri setidaknya empat ibadah di Daegu, kota terbesar keempat di Korsel dengan populasi 2,5 juta jiwa.

Wali Kota Daegu, Kwon Young-jin mengatakan, total pasien virus korona di kota itu bisa saja mencapai 3.000 orang dalam beberapa hari ke depan. Sebab, ujarnya, banyak anggota Shincheonji yang sedang dites.

"Satu minggu ke depan akan menjadi titik kritis," kata Wali Kota Kwon.



Sumber: BeritaSatu.com