FDA Setujui Alat Tes Corona Cepat, 45 Menit Terdeteksi

FDA Setujui Alat Tes Corona Cepat, 45 Menit Terdeteksi
Ilustrasi pemeriksaan Covid-19 di laboratorium. (Foto: AFP)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Minggu, 22 Maret 2020 | 06:07 WIB

California, Beritasatu.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (US Food and Drug Administration) telah menyetujui uji diagnostik virus corona cepat pertama, dengan waktu deteksi sekitar 45 menit. Demikian diungkapkan perusaahaan pengembang alat tes, Cepheid yang berbasis di California, AS Sabtu waktu setempat atau Minggu pagi WIB (22/3/2020).

Cepheid dalam sebuah pernyataan mengatakan perusahaan telah menerima persetujuan dari FDA untuk menggunakan alat itu terutama di rumah sakit dan ruang gawat darurat. "Perusahaan berencana mulai mengiri alat tes itu ke rumah sakit minggu depan," katanya.

Baca juga: Pemerintah Inggris Bantu Bayar 80% Gaji Karyawan Swasta

Saat ini pengujian tes sampel corona harus dikirim ke laboratorium dan hasilnya bisa memakan waktu berhari-hari.

"Tes diagnostik virus COVID-19 telah dirancang untuk beroperasi pada salah satu dari 23.000 GeneXpert Systems Cepheid di seluruh dunia," kata perusahaan itu, tanpa memberikan perincian.

Baca juga: Kasus Corona Lampaui 300.000 di Dunia, AS 3 Besar di Luar Tiongkok

Presiden Cepheid Warren Kocmond mengatakan, sistem tes ini tidak mengharuskan pengguna memiliki pelatihan khusus untuk melakukan pengujian.

Perusahaan tidak mengatakan berapa biaya tes.

FDA AS berusaha memperluas melakukan skrining pada orang yang terindikasi terkena virus ini.



Sumber: Reuters